Banjarmasin, KP – Terdengar ramai tak seperti biasanya, para mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB Banjarmasin mulai beraktifitas meskipun tak semuanya.
Sebab Kampus tersebut mulai menerapkan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) namun masih terbatas sejak Senin (7/3/2022) kemarin.
Azhar seorang mahasiswa mengatakan sangat senang kuliah tatap muka di kampus pasalnya sejak awal menjadi mahasiswa, ia hanya melaksanakan perkuliahan secara daring.
“Tapi ada juga sekali-sekali praktik tatap muka, itu pun tidak di kampus,” katanya.
Tak hanya Azhar, PTM terbatas ini bagi Denny Hermawan, mahasiswa semester 2 di Fakuktak Teknik Informatika juga memberikan sesuatu yang baru maklum selama ini hanya lewat online.
“Selain bisa mengenal teman secara langsung menikmati suasana di kampus terasa berbeda,” ucapnya.
Ia juga menuturkan PTM terbatas yang dilaksanakan oleh Uniska saat ini kurang efektif.
Sementara, Wakil Rektor I Dr Zainul mengatakan, sejumlah mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB, sudah mulai kembali melaksanakan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) terbatas.
Dua tahun melaksanakan Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ), akibat pandemi covid-19. Dimana aspek keselamatan warga kampus tetap menjadi prioritas.
Bahwa PTM akan dihentikan sementara waktu, apabila ditemukan kasus covid-19 di lingkungan kampus.
“Kalau ada yang positif maka yang bersangkutan akan diminta PJJ selama seminggu, diikuti oleh teman satu kelasnya. Kalau banyak, bisa saja satu prodi bahkan satu Fakuktas yang menjalankan PJJ,” katanya.
Dalam pelaksanaan PTM terbatas untuk karyawan dan dosen sudah di atas 70 persen. Kemudian durasi PTM maksimal hanya 60 menit per satu mata kuliah dengan kapasitas mahasiswa yang ada di dalam ruang kelas tidak lebih 50 persen atau 20 kursi.
Teknis PTM dengan mematuhi aturan protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum masuk kelas, dan memakai masker dari awal sampai akhir perkuliahan.
“Teknis perkuliahan kembali kepada kesepakatan antara mahasiswa dan dosen pengajar, misal berapa kali pertemuan offline maupun online,” Pungkasnya (fin/KPO-1)















