pingsan anak saya bukan karena divaksin, tapi dia sendiri yang sakit
BARABAI, KP – Sebuah video berisi seorang perempuan pingsan dan disebut setelah terkena razia vaksin, viral di media sosial.
Lewat Manding lewat di Mandingin, Barabai namun terkena razia dan disuruh untuk divaksin.
Dalam video itu, bahkan disebut perempuan itu tak sadarkan diri akibat ada paksaan divaksin. Dan meminta pihak berwenang untuk untuk mempertanggungjawabkan.
Menanggapi kejadian itu Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi,melalui, Ps Kasubsi PIDM Sihumas Polres HST, Aipda Husaini menjelaskan, jika yang bersangkutan belum sempat dilakukan vaksinasi oleh pihaknya, namun langsung pingsan.
“Yang bersangkutan ini belum divaksin lagi, kita baru menanyai saja dan melihat yang bersangkutan ini sudah layak mendapatkan vaksin yang ketiga, namun setelah keluar dari mobil dia langsung pingsan,” jelasnya
Sebelum yang bersangkutan pingsan, Husaini mengatakan, pihaknya memeriksa kartu vaksin yang kedua. Setelah dilihat oleh pihaknya ternyata sudah layak mendapatkan vaksin ketiga.
“Setelah diminta keluar dari dalam mobil dan ingin diarahkan ke pihak Dinas Kesehatan, yang bersangkutan tiba-tiba pingsan,” ungkapnya.
Namun, ungkap dia, yang bersangkutan sudah sadar dan tidak apa-apa. “Kita juga sudah mendatangi ke rumahnya,” jelasnya.
Identitas wanita yang tak sadarkan diri itu bernama Husna, warga Jalan Ramli Barabai.
Sementara itu, Muhammad Abrar membuat klarifikasi terhadap viralnya video terkait pingsannya Husna, anaknya.
“Sekarang kami sampaikan, bahwa pingsan anak saya bukan karena divaksin, tapi dia sendiri yang sakit,” jelasnya.
Orangtua Husna ini juga menyampaikan permohonan maaf atas video yang viral tersebut, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. (ary/K-4)














