Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Workshop Bumdesa Program Geprek Pedes

×

Workshop Bumdesa Program Geprek Pedes

Sebarkan artikel ini
hal 12 Tapin 35 klm 11
BUPATI TAPIN - HM Arifin Arpan memyerahkan reward kepada pengelola Bumdesa terbaik. (KP/Ist)

Rantau, KP – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tapin bekerjasama dengan perguruan tinggi STIE Indonesia Banjarmasin menyelenggarakan Workshop Badan Usaha Milik Desa Pades tahun 2022 se-Kabupaten Tapin. .Kegiatan dilaksanakan pada 15-17 Maret 2022, bertempat di Mahakam Ballroom-Hotel Aria Barito Banjarmasin.

Adapun tema yang diangkat pada kesempatan ini “Membangun Dan Mengembangkan Jiwa Kewirausahaan Serta Profesionalisme Dan Tata Kelola Bumdesa Sebagai Pilar Perecepatan Pembangunan Perekonomian Berkelanjutan Berskala Desa”.

Kalimantan Post

Bupati Tapin HM Arifin Arpan langsung membuka workshop Badan Usaha Milik Desa Pedes Tahun 2022 sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada peserta workshop.

Dalam sambutannya Bupati Tapin menyampaikan, dengan diberikannya arahan dan petunjuk dalam.dalam workshop, supaya Bumdesa ini semakin maju dan berkembang serta berkelanjutan.

“Mudah-mudahan Bumdesa ada keberlanjutan dan perkembangan Bumdesa itu tidak menurun tetapi lebih meningkat,” harap Bupati.

Namun demikian dalam mengelola adanya kebersamaan dan campur tangan dari pemerintah kecamatan serta pemerintah desa.

“Kalau kita bersama Insya Allah apapun yang kita lakukan pasti bisa tercapai,” ujar Bupati.

Ditambahkan Bupati saya melihat Bumdesa kita ada mengalami kemajuan bahkan inovasinyapun bisa dipasarkan keluar daerah, untuk itu Saya berpesan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk terus meningkatkan monitoring, evaluasi serta pembinaan terhadap pemerintah desa serta pengelola Bumdesa. Sehingga visi dan misi kita semua dapat tercapai dan menjadi sebuah dorongan untuk pembangunan ekonomi di Kabupaten Tapin.

Sementara Rahmadi selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tapin mengatakan terselenggaranya kegiatan workshop ini sejatinya merupakan apresiasi hasil kontribusi dan jerih payah aparat desa serta pengelola Bumdesa. Masyarakat sudah bersinergi dengan baik dalam melaksanakan tanggung jawabnya sehingga Bumdesa yang dikelola selama ini mampu berjalan dan menghasilkan profit. Desa-desa di Kabupaten Tapin telah banyak memiliki Bumdesa, namun masih terdapat Bumdesa yang tidak aktif hingga sekarang.

Baca Juga :  Pemkab Tapin Perkuat Kemitraan Dengan Briton English Education

Melalui Workshop ini, saya menitip harapan kepada semua pemerintah kecamatan, pemerintah desa maupun pengelola Bumdesa itu sendiri supaya dapat menyamakan persepsi dan pandangannya terhadap pengembangan Badan Usaha Milik Desa di wilayahnya masing-masing.

“Ikutilah workshop ini dengan sebaik-baiknya supaya tujuan kita untuk mengembangkan Bumdesa dapat berjalan dengan sesuai dengan harapan kita semua,” pinta Rahmadi.

Dikatakan Rahmadi bahwa peranan pemerintah dalam pengembangan dan pembangunan daerah yang harus ditekankan dalam beberapa aspek yaitu menuntaskan kemiskinan di masyarakat, menunjang dan mengembangkan ekonomi lokal dan memastikan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Untuk itu melalui Bumdesa diharapkan mengembangkan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat meningkat dengan catatan Bumdesa dapat terkelola dengan sebaik-baiknya.

Di penghujung acara Bupati Tapin Muhammad Arifin Arpan memberikan penghargaan sekaligus uang tunai sebagai bentuk reward kepada 2 (dua) desa serta 1 (satu) pendamping desa yang telah mampu memberikan kontribusi terhadap daerah dalam bentuk PADes. (abd/K-6)

Iklan
Iklan