Banjarmasin, KP – Seorang buruh bangunan bernama Abdul Hadi (55), sedang memasang Kanopi Masjid At Tanwir, Jalan Sultan Adam RT 23, Kelurahan Surgi Mufti Banjarmasin Utara, Selasa (26/4), sekitar pukul 15.20 WITA.
Namun nahas, pria itu terjatuh ke bawah. Diduga karena tersengat aliran listrik.
Atas insiden itu, warga Jalan Ir PHM Noor Gang Perjuangan Banjarmasin Barat ini, mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri dan kepala belakang.
Dari informasi, waktu itu korban sedang bekerja untuk memasang kanopi di masjid, tidak tahu asal penyebabnya tiba-tiba kabel listrik langsung mengenai kakinya.
Korban pun langsung terjatuh kebawah. Sehingga saat terjatuh ke bawah kepalanya terbentur semen. Akibatnya, kepala korban mengeluarkan darah.
Lantas korban pun langsung dibawa ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Moch Ansari Saleh Banjarmasin, oleh anggota relawan sedang melintas.
Namun sesampainya RSUD Dr H Moch Ansari Saleh Banjarmasin, korban dinyatakan meninggal dunia.
Selanjutnya, anggota Polsekta Banjarmasin Utara, langsung berdatangan untuk mengumpulkan para saksi dan guna mengetahui luka-lukanya.
Keponakan korban Norhasanah (36), mengatakan, dapat kabar dari kakaknya yang bekerja dengan korban.
Mendapatkan kabar itulah membuat terkejut dan langsung mendatangi ke rumah korban, guna memberitahukan kepada istri korban Sumiati (50).
“Sesampainya di RSUD Dr H Moch Ansari Saleh Banjarmasin, kami terkejut melihat pamannya ini sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tuturnya.
Sebelum peristiwa ini, Sumiati menuturkan, malam harinya sebelum tidur, korban sempat bicara tentang yang terlebih dulu meninggalkan keluarga.
“Waktu itu saya menyahut lebih baik saya lebih dulu meninggalkan keluarga dikarena sakit tak sembuh-sembuh. Dan ternyata suami saya terlebih dulu,” katanya sedih.
Korban meninggalkan satu orang istri, lima orang anak dan satu orang cucu.
Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Agus Sugiarto melalui Kanit Reskrim, Ipda Sudirno, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa ini. “Anggota masih melakukan penyelidikan untuk dapat mengetahui secara pasti peristiwa ini,” tukasnya. (fik/K-4)