Banjarmasin, KP – Lima desa wisata yang dikelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Kota Banjarmasin dinyatakan masuk 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Lima desa wisata tersebut, adalah Pokdarwis Kubah Basirih, Kuin Samudera Kampung Kuin, Karindangan Kampung Arab, Selanjung Kampung Sungai Biuku dan Kampung Banjar Sungai Jingah.
Terkait hal tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina turut berbangga hati dan mengucapkan selamat kepada pokdarwis yang masuk 500 besar ajang ADWI 2022.
“Selamat dan sukses untuk lima desa wisata/Pokdarwis di Kota Banjarmasin,” ungkap Ibnu, Rabu (20/04) siang
Ibnu mengatakan, hal ini tentunya sangat membanggakan Kota Seribu Sungai, karena upaya Pemko Banjarmasin dengan menciptakan 10 destinasi wisata baru sejak 2018, akhirnya bisa masuk nominasi.
“Tentunya ini bisa menambah semangat kawan-kawan Pokdarwis untuk lebih gigih lagi mengelola kawasan tersebut. Karena setelah diumumkan pasti akan menjadi perhatian,” ungkapnya.
Karena itu, orang nomor satu di Kota Baiman itu pun berharap, agar Pokdarwis lebih mengutamakan aspek budaya dan aspek kearifan lokal seperti budaya sungai dan budaya Banjarnya untuk tetap dipertahankan.
“Supaya kedepan bisa bersaing dengan desa wisata yang bagus seperti di Jawa dan Bali,” pungkasnya.
Disamping itu, tak hanya Kota Banjarmasin, di Provinsi Kalsel juga terdapat dua desa wisata lainnya yang masuk 500 besar penganugerahan yang diberikan langsung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia itu.
Yakni, Desa Wisata Tegalrejo, Kabupaten Kotabaru dan Desa Wisata Agro Technopark Kabupaten Tanah Bumbu.
Diketahui, ADWI merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Kemenparekraf dalam rangka mewujudkan desa wisata berkelas dunia dan berdaya saing global dan berkelanjutan untuk Indonesia bangkit.
Desa Wisata yang mendaftar akan dinilai oleh dewan juri berdasarkan tujuh kategori klasifikasi.
Nantinya, desa wisata yang masuk 50 besar akan diberikan reward dan dikunjungi langsung oleh Menteri Sandiaga Uno.
Dalam siaran persnya, Menparekraf Republik Indonesia, Sandiaga Uno memaparkan setidaknya ada 3.419 desa wisata dari 34 provinsi di Indonesia.
Angka tersebut tentunya hampir nik drastis dari 2021 yang hanya sebanyak 1831 desa wisata. “Hal ini merupakan apreasiasi dan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat Indonesia,” ujar Sandi di video Instagram Anugerah Desa Wisata Indonesia. (kin/K-7)















