Banjarmasin, KP – Seorang pemuda bernama Andri (25), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia saat berada di Jalan Niaga tepatnya di lantai dua dekat toko-toko Banjarmasin Tengah, Kamis (7/4), sekitar pukul 15.30 WITA.
Korban bertempat tinggal Sungai Lulut Kabupaten Banjar, dimana saat ditemukan korban sudah dalam keadaan terlentang dan untuk sementara tak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Waktu itu yang menemukan pertama kali adalah Rahmat hidayat (45), warga Jalan Kelayan A Gang Laila Banjarmasin Selatan.
“Niat saya kan mau ngasih dia makan, karena memang sakit, pas dipanggil nggak menyahut, dibangunin tidak merespon, saya minta bantuan ke yang bisa ngecek detak jantung atau nadinya, ternyata memang sudah ngga ada (meninggal),” lanjut Rahmat.
Hal inilah membuat geger warga sekitar, dan langsung dilaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Banjarmasin Tengah.
Tak lama menerima laporan tersebut sejumlah Anggota Mapolsekta Bajarmasin Tengah, bersama anggota Inafis Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP) dan dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sskit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
Dari keterangan Rahmat Hidayat, memang korban sudah lama mengalami maag, selama korban sakit satu bulan apalagi korban tak mau makan, akibat penyakit lambungnya mengalami Maagnya sudah kronis.
Memang korban sering pindah-pindah tempat tinggal, dan korban baru-baru saja tinggal di gubuk kecil, lalu pekerjaan korban sebenarnya adalah penjaga pakir.
Selain itu diungkapkan Ketua RW 02, Rita, memang korban baru-baru saja bertempat tinggal dan belum melapor kepadanya. “Lalu saya pun terkejut adanya soal kematian korban ini,” katanya.
Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol Dodi Haryanto Sik melalui Kanit Reskrim, Iptu I Gusti Ngurah Utama Putra Strk, mengatakan untuk sementara tak ada tanda-tanda penganiayaan dan anggota masih mendalami kasus ini.
“Dari pemeriksaan luar, anggota kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” katanya.
Dari keterangan saksi yang didapat, diduga kuat penyebab kematian pemuda itu karena riwayat penyakit maag.
“Tapi pihak kita tetap melakukan pemeriksaan, bekerja sama dengan rumah sakit untuk mengetahui penyebab kematian almarhum,” tukasnya. (fik/K-4)