Batulicin, KP – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke 19 Tahun 2022 berlangsung sederhana Jumat 8/4.2012 sore.
Acara yang dilaksakan di halaman Kantor Bupati Jalan Dharma Praja Gunung Tinggi dihadiri sekrtaris daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rijali Anuar, wakil Ketua DPRD Provinsi Supian HK. Seluruh perwakilan Kabupaten Kota Sekalimantam Selatan, serta seluruh Forkopimda Kabupaten Tanah Bumbu. Hadir juga para penuntut pemekaran Kabupaten Tanah Bumbu, para habaib, tokoh agama, para ulama dan juga undangan lainya. Bupati Tanah Bumbu HM,Zairullah Azhar dalam sambutanya menyampaikan.
Hari ini menjadi hari yang sangat bermakna bagi Kabupaten Tanah Bumbu. Tidak terasa 1v9 tahun sudah, ini sebagai sebuah kabupaten yang menjadi wadah dan tempat beraktivitas, sekaligus kita berjuang dalam upaya membangun kehidupan masyarakat Tanah Bumbu.
“Di usia 19 tahun adalah usia yang tidak mudah, namun pengalaman yang sudah dilewati menjadikan Ta nah Bumbu ada komitmen,” ujar Zairullah. Selain itu, Para tokoh para ulama para habaib para sepuh meminta agar Tanah Bumbu tetap mempertahankan cirinya. Tema Perayaan Hari Jadi Tanah Bumbu landasannya adalah Bersujud, Bersih, Jujur damai. Empat filosofi kehidupan ini sangat luar biasa. Kebersihan akan mengundang, tentu saja banyak budaya Barokah kesuburan yang luar biasa akan menjadikan harkat martabat akan terus meningkat tambah Zairullah, seraya melanjut, seluruh yang diberikan amanah. Ada yang makin tinggi jabatan makin tinggi tugas. Tentu saja kita ingin semuanya bisa berjalan dengan lancar dan damai yang memang dilandasi dengan landasan Bersujud.
Lebih jauh sebut Zairullah, Tercatat ada satu kota di dunia yang tingkat pertumbuhan ekonominya sangat baik, ketika waktu sholat datang azan berkumadang warung toko dibiarkan, hanya ditutup kain, tidak terkunci tapi aman,kapan terjadi ditanah Bumbu, inilah yang menjadi komitmen, yang kita harapkan saatnya nanti.
“Mungkin setahun dua tahun mudah-mudahan itu nanti akan terwujud,” Tambah Zairullah. Selain itu disebutkan Zairullah, pakaian yang hari ini kita pakai sangat sederhana warna putih putih menunjukkan kebersamaan kebersihan kejujuran keikhlasan ketulusan dan kebenaran dan tekad yang luar biasa.
Semua agama bersatu-padu membangun sebuah sikap toleransi yang luar biasa. Kemudian sarung yang dipakai setengah ini menunjukkan harkat dan martabat menjaga aurat, tapi sesungguhnya salah satunya adalah ingin agar Tanah Bumbu terus berjuang agar bisa meraih keberhasilan sama dengan kabupaten lain yang lebih lama tandas Zairullah. Semenatar Gubernur Kalimantas Selatan H.Sabirin Noor melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Ir Roy Rizali Anwar memberi apresiasi, dan mengungkapkan bahwa tema “Mewujudkan Tanah Bumbu Menjadi Serambi Madinah dengan Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif Cinta Qur’an dan Berakhlak Mulia” sangat relevan dengan Kabupaten Tanah Bumbu.
“Usia 19 tahun adalah usia yang cukup tangguh menuju kedewasaan, usia yang cukup bagi Kabupaten Tanah Bumbu untuk bergerak maju dan terus berkembang dengan dibarengi tata kelola pemerintah yang baik serta partisipasi Pemda terhadap kondisi daerahnya,” ujar Roy.
Dia meyakini Pemerintah dan masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan termasuk di Kabupaten Tanah Bumbu telah melewati berbagai hal yang dicapai hingga saat ini, mulai dari pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastuktur, serta perekonomian dan program-program yang mendorong perkonomian dan kesejahteraan masyarakat. Namun Roy berpesan agar tidak boleh terlena dengan keadaan tersebut mengingat masih banyaknya aspek yang perlu ditingkatkan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat mendukung inovasi dan pengembangan daerah yang sesuai dengan daerah itu sendiri, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkap Roy. Ke depan samabung Roy, apa yang menjadi tujuan dan cita-cita bersama dapat tercapai. “Dirgahayu Kabupaten Tanah Bumbu Ke-19, Semoga Allah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya bagi kita semua,” tandas Roy. (han)















