Janji Tak Ada Rahasia dan Layani Konfirmasi Wartawan

Banjarmasin, KP – Jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) berjanji akan bersedia memberikan data yang diperlukan oleh wartawan saat upaya konfirmasi dari seorang wartawan.

Kepala Bagian (Kabag) Komunikasi Pimpinan, Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi (Setda) Provinsi Kalsel, Widi Gunawan mengatakan, hal itu merupakan sebuah penegasan bahwa Pemprov Kalsel menjalankan prinsip keterbukaan data kepada masyarakat.

Sehingga tak ada kerahasiaan khususnya data terkait informasi yang akan disajikan kepada masyarakat dalam sebuah berita.

“Semua akan kita layani, dan itu dijamin,” ucapnya saat ditemui awak media ketika menjadi narasumber di Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tahun 2022, di Aston Banua Hotel, Senin (23/5) siang.

Menurutnya, hal tersebut juga sebagai jawaban bagi sejumlah wartawan yang menemui kesulitan ketika menjalankan upaya konfirmasi kepada kepala SKPD teknis maupun pejabat lainnya di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Misalnya, terkait konfirmasi kepada kepala dinas, itu memang harus dilakukan agar berita yang dihasilkan tidak menjadi isu lepas atau opini penulis saja,” jelasnya.

“Makanya tidak masalah jika wartawan ingin mengkonfirmasi kepada pejabat yang menangani isu yang dibawanya,” tambahnya.

Berita Lainnya
1 dari 4.950
loading...

Kemudian, ia menambahkan, penegasan tersebut juga dinilainya sebagai sebuah bantuan dari pihak media untuk meluruskan isu-isu yang tersebar di masyarakat.

Widi mengakui, untuk jumlah media yang masuk dalam lingkaran pressroom di lingkungan Pemprov Kalsel saat ini sudah tidak lagi ada penambahan.

“Tapi walaupun di luar pressroom, silahkan saja mengkonfirmasi kepada pejabat yang berwenang. Tapi dengan catatan etika jurnalis yang menjadi dasar profesi wartawan sudah memang benar dijalankan,” tukasnya.

Saat ini, ia menerangkan, hanya ada 23 media yang terdaftar di pressroom Pemprov Kalsel. Namun ia kembali menegaskan, pihakhya siap memfasilitasi wartawan yang di luar daftar pressroom untuk menjawab isu apa yang akan dikonfirmasi.

“Kita siap menjembatani dengan kepala dinas yang terkait,” pungkasnya.

Lantas, bagaimana jika masih ada pejabat yang dengan sengaja enggan dikonfirmasi?

Terkait hal itu, Widi menegaskan bahwa pihaknya akan memberi penjelasan bahkan tak segan-segan untuk memberi teguran kepada pejabat yang bersangkutan agar tetap melayani upaya konfirmasi wartawan.

“Karena apa yang dilakukan wartawan dalam upaya konfirmasi ini tidak lain adalah untuk keberimbangan sebuah pemberitaan,” tandasnya. (Kin/KPO-1)


Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya