Lomba Jukung tradisional Perebutkan Piala Gubernur Berlangsung meriah

Lomba jukung tradisional Piala Gubernur Kalsel 2022, di sungai Rangas Kabupaten Banjar, berlangsung semarak dan meriah.

Banjar, KP – Lomba jukung tradisional (Perahu Naga Gubernur Kalsel Cup 2022), yang digelar di kawasan wisata Sungai Khatulistiwa Desa Supgai Rangas Tengah Kabupaten Banjar, Minggu (15/5/2022) berlangsung semarak dan meriah.

Pengibaran bendera start dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Hermansyah, didampingi Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi Tradisional dan Layanan Khusus, Budiono, dan disaksikan unsure Forkompimda Kalsel dan Kabupaten Banjar, serta ribuan warga yang memadai sepanjang siring Sungai Rangas, dan juga yang menaiki puluhan kelotok serta jukung yang merupakan sarana transfortasi masyarakat setempat.

Hermansyah mengatakan kegiatan ini dilaksanakan oleh Dispora Kalsel, bekerja sama dengan Pemdes Sungai Rangas Tengah dan aparat TNI/Polri, dalam rangka untuk memberdayakan olahraga balap jukung tradisional banua.

“Tujuan kegiatan lomba jukung tradisional ini untuk menghidupkan budaya sungai yang melekat di masyarakat Banjar, agar tak tenggelam oleh arus modernisasi,” kata Hermansyah, Minggu (15/5/2022).

Berita Lainnya
1 dari 679
loading...

Menurut Herman kegiatan ini juga mendukung berkembangnya kearifan lokal dan sekaligus menjaga kebersihan sungai di sisi lingkungannya.

Oleh karena itu, perhelatan lomba jukung ini juga dapat mendukung pariwisata Kalsel khususnya di objek wisata sungai.

“Jadi kegiatan ini sesuai harapan Gubernur Kalsel, agar menghidupkan potensi sungai di Kalsel sekaligus agar jukung tradisional tidak tenggelam oleh modernisasi transportasi darat yang berkembang kian pesat,” ungkapnya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Salmani mengatakan kegiatan lomba jukung ini diikuti 58 peserta dari berbagai Kabupaten/kota di Kalsel seperti Kabupaten Banjar, Banjarmasin, Tapin, Batola dan HSS.

“Kegiatan ini diikuti 58 peserta dengan format kompetisi secara dua tahap, yakni diawali dengan babak kualifikasi yang mengusung format time Atack dan dilanjutkan dengan babak Knock Out (gugur),” katanya

Kemudian lintasan yang digunakan yakni sepanjang 500 meter di aliran Sungai Martapura wilayah Desa Sungai Rangas, dan hadiah yang diperebutkan total puluhan juta rupiah. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya