Sebanyak 5.822 Warga Binaan Pemasyarakatan di Kalsel Terima Remisi Idulfitri 1443 H

Banjarmasin, KP – Hari Raya Idulfitri selalu menjadi momen spesial dan berkesan bagi seluruh umat Muslim yang merayakannya, tak terkecuali mereka yang saat ini sedang menjalani masa hukuman di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.

Lebaran tahun ini, sebanyak 5.822 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Muslim di Kalimantan Selatan menerima Remisi Khusus (RK) hari keagamaan dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriyah.

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) penerima Remisi Khusus (RK) yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang tersebar di Kalimantan Selatan ini akan menerima penguranagan masa tahanan mulai dari 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari hingga 2 bulan.

Secara rinci narapidana penerima RK I atau pemotongan masa tahanan ada sebanyak 5.794 orang dan sebanyak 28 orang mendapatkan RK II yang berarti WBP tersebut dapat langsung bebas usai menerima remisi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan, Lilik Sujandi, menjelaskan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriyah ini memiliki syarat utama, yaitu berkelakuan baik dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir dan telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas dengan predikat baik dan Telah menjalani masa pidana lebih dari 6 (enam) bulan.

Berita Lainnya
1 dari 5
loading...

“Pemberian remisi khusus hari besar keagamaan merupakan implementasi pemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia dan pelayanan melalui pemenuhan atas apa yang menjadi hak-hak para WBP sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucap Lilik.

Remisi adalah pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada Narapidana dan Anak Pidana sesuai dengan syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Peraturan mengenai pemberian Remisi terdapat dalam Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP, Perubahan Pertama: PP RI No. 28 Tahun 2006, Perubahan Kedua: PP RI Nomor 99 Tahun 2012, Keputusan Presiden RI No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi, serta Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 3 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi kepada WBP.

Kegiatan pemberian remisi ini dilaksanakan serentak pada Hari Raya Lebaran yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2022, dan seremonial penyerahan remisi yang dipimpin langsung oleh Lilik Sujandi selaku Kepala Kantor Wilayah dilaksanakan secara khidmat dan penuh rasa syukur di Lapas Kelas IIB Banjarbaru. (KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya