Legislator Kapuas Minta Segera Perbaiki Jalan Penghubung Supang – Sei Hanyo

Kuala Kapuas, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Didi Hartoyo, meminta kepada pemerintah daerah setempat, agar segera melakukan perbaikan jalan penghubung Supang – Sei Hanyo Kecamatan Kapuas Hulu yang mengalami kerusakan.

“Kita meminta kepada pemerintah daerah lewat dinas tekhnis terkait agar segera melalukan perbaikan atau pemeliharaan jalan penghubung Supang – Sei Hanyo yang rusak,” pinta Didi Hartoyo, di Kuala Kapuas, Kamis (9/6).

Legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga meminta kepada rekanan proyek agar bertanggung jawab dengan pekerjaan jalan yang ada. Sebab, proyek jalan yang ada di kerjakan pada Tahun 2021 lalu sudah mengalami kerusakan.

“Ini soalnya kalau tidak salah di APBD perubahan Tahun Anggaran 2021 lalu, sudah dilakukan perbaikan dengan nilai pagu anggaran kurang lebih 200 juta,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Didi Hartoyo.
Berita Lainnya
1 dari 296
loading...

Berdasarkan keluhan warga di daerah pemilihannya itu, kerusakan ini sudah di rasakan warga sudah cukup lama sejak dilakukan penanganan pada tahun lalu, belum usia satu bulan, jalan penghubung tersebut sudah hancur, dan hingga saat ini belum kunjung di perbaiki maupun dilakukan pemeliharaan.

“Kasihan pak Bupati sudah memprogramkan, tetapi pekerjaanya seperti ini. Dan untuk itu, saya meminta dinas teknis dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Kapuas, untuk segera turun kelapangan melakukan penanganan jalan itu, kasihan warga yang nanti tidak mengetahui melewati jalan tersebut,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas, Faruddin mengatakan, bahwa untuk jalan pengghubung Supang – Sei Hanyo Kecamatan Kapuas Hulu, yang mengalami kerusakan, pihaknya sudah memerintahkan pelaksana untuk memperbaikinya.

“Lokasi tersebut diketahui memang pada posisi labil, dan rekanan sudah dua kali melakukan perbaikan,” katanya.

Dijelaskannya, kerusakan jalan yang ada bukan soal teknis, namun melaikan kondisi jalan yang ada tepat pada kemiringan tepi tebing rawan longsor.

“Posisinya tepat pada tepi kemiringan, sehingga terjadinya longsor akibat getaran maupun curahan hujan,” demikian Faruddin. (Al)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya