Kandangan, KP – Tim Penilai Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), melakukan penilaian kinerja pemerintah dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Wakil Bupati (Wabup) HSS Syamsuri Arsyad, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten, membuka kegiatan verifikasi lapangan penilaian itu, Jumat (17/6/2022) lalu di Pendopo Bupati HSS.
Kegiatan merupakan sinergisitas Pemprov Kalsel dan Pemkab HSS, yang bertujuan untuk memverifikasi lapangan melalui delapan aksi konvergensi sebagai upaya mengevaluasi usaha penurunan dan pencegahan stunting.
Wabup HSS Syamsuri Arsyad mengatakan, Pemkab HSS terus berusaha konsisten melakukan berbagai upaya menekan angka stunting.
Dijelaskannya, sejak 24 Maret 2022 lalu dibentuk TPPS, dan telah dilakukan strategi percepatan penurunan stunting dengan berbagai aktivitas untuk aksi percepatan penurunan stunting, seperti peningkatan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, memperbaiki pola asuh dan pemenuhan asupan gizi.
“Sinergisitas hari ini menjadi syarat mutlak, apa yang dilakukan hari ini, semua harus turun mengkampanyekan stunting. Kalau memang itu perilaku, berarti harus mengajak orang tuanya lebih perhatian dengan anaknya, kalau berkenaan dengan kemiskinan apakah kebutuhan sehari-hari atau sanitasi dan lain sebagainya. Pendekatan secara agama juga sangat penting,” tuturnya.
Wabup mengajak kepada yang berhadir, untuk benar-benar secara terbuka mencari solusi dan mencari jalan yang paling mungkin dilakukan untuk pencegahan stunting.
Pada kesempatan itu, dilaksanakan pemaparan pelaksanaan konvergensi percepatan penurunan stunting oleh Kepala Bappelitbangda Kabupaten HSS M Arlian Syahrial. (tor/K-6)















