Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pengurus PWRI di Lima Kecamatan Resmi Dilantik

×

Pengurus PWRI di Lima Kecamatan Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini
Hal 9 3 KLm Wredatama
RESMI DILANTIK- Caretaker PWRI Kota Banjarmasin, Hesly Junianto resmi melantik pengurus PWRI di tingkat kecamatan. (KP/Zakiri)

Banjarmasin, KP – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) masa bakti tahun 2022-2027 tingkat kecamatan di Kota Banjarmasin akhirnya resmi memiliki pengurus baru.

Mereka menjalani pelantikan di Aula Baiman, Kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah pada Senin (18/07) siang tadi.

Kalimantan Post

Caretaker PWRI Kota Banjarmasin, Hesly Junianto mengatakan, pelantikan ini merupakan bagian dari hasil konsolidasi PWRI Kota Banjarmasin yang harus dijalankannya.

“Saya ditunjuk sebagai caretaker PWRI Banjarmasin yang salah satu tugasnya adalah menyiapkan kepengurusan baik di tingkat kota sampai ke kecamatan,” ungkapnya.

“Hari ini Alhamdulillah kita sudah melantik pengurus di tingkat kecamatan, dan nanti pada tanggal 20 kita bentuk pengurus di tingkat kota dalam kegiatan muscab (musyawarah cabang),” tambahnya.

PWRI sendiri adalah organisasi kemasyarakatan yang menjadi tempat berhimpunnya para pensiunan pegawai negeri sipil (PNS).

Sehingga, menurut hesly, dengan terbentuknya kepengurusan Wredatama ini membuat para pensiunan PNS bisa terus aktif dalam hal berorganisasi.

“Tugas pengurus Wredatama ini nantinya menghimpun kawan-kawan pensiunan dan mengawal para ASN yang baru pensiun untuk bisa kembali aktif,” jelasnya.

“Karena status pensiunan ini bukan berarti hanya diam saja di rumah, pensiunan juga harus aktif dalam berorganisasi dan bersilaturahmi,” tegasnya.

Selain aktif berorganisasi, organisasi Wredatama ini juga menjadi wadah bagi para pensiunan ASN untuk bisa memberi kesejahteraan.

Bukan tanpa alasan, menurutnya setiap ASN yang memasuki masa pensiun pasti melewati masa kritis selama dua tahun pertamanya.

Peorang pensiunan pejabat daerah kemungkinan diacuhkan dari lingkungan kerjanya dulu besar. Apalagi fasilitas pendukung juga tidak ada, gaji pun terbatas dan lain sebagainya.

“Kalau kita tidak bisa memanajemen diri sendiri sejak dini dan hanya berpangku pada gaji sebagai ASN semata, bisa bahaya bagi kehidupannya,” tukasnya.

Baca Juga :  Tinjau Sungai Gampa Hingga Kampung Sasirangan, Wali Kota Yamin Dorong Normalisasi Sungai sebagai Solusi Banjir Berkelanjutan

Karena itu, ia menanamkan semangat agar seluruh pensiunan ASN khususnya yang ada di Kota Banjarmasin untuk tetap produktif.

“Status pensiun itu hanya berhenti menjalankan tugas di jabatan saja. kita harus tetap produktif,” ujarnya.

“Termasuk sumbangsih untuk mengawal pembangunan, karena mereka (para pensiunan) ini pasti memiliki pengalaman yang banyak, dan itu sedikit banyaknya pasti akan berpengaruh dengan pembangunan kota,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Waki Ketua PWRI Kalsel itu berharap organisasi yang diisi para pensiunan ini diharapkannya mampu menjadi jembatan bagi para ASN yang sudah purna tugas agar mereka tidak dilema dalam menjalani kehidupan. (Kin/K-3)

Iklan
Iklan