Banjarbaru,KP- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Banjarbaru gelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Ballroom Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru.
Muscab HIPMI Kota Banjarbaru resmi dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Wartono SE didampingi oleh Ketua Umum BPD HIPMI Kalsel Rendy R Bimantara Ketua.
“Pelaksanaan musyawarah cabang pada hari ini sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan organisasi, untuk memberikan kesempatan berkarya kepada kader-kader yang memiliki integritas, komitmen dan dedikasi bagi kemajuan dan perkembangan organisasi ke depan,” ujar Wakil Wali Kota, Wartono SE.
Wartono menambahkan, dalam setiap organisasi kader memiliki peran sentral, dimana kader sebagai agen perubahan dalam rangka realisasi visi misi organisasi.
“Saya harapkan HIPMI Kota Banjarbaru mampu berkomitmen untuk selalu menjadi mitra kerja pemerintah dalam ikut mendorong tumbuh kembangnya wirausaha-wirausaha baru dalam proses pembangunan ekonom di daerah kita ini dari berbagai aspek,” harapnya.
Wartono mengatakan, organisasi ini harus menjadi bagian dari proses pembangunan ekonom daerah. “Maka buatlah berbagai inovasi baru terkait pengembangan potensi kewirausahaan serta meningkatkan peran dalam pembinaan UMKM daerah,” pesannya.
“Semoga musyawarah cabang ini berjalan lancar, sukses dan berkualitas, sehingga akan lahir kepengurusan yang lebih berdedikasi serta sarat gagasan dan inovasi pembangunan ekonomi daerah,” tutupnya.
Fajar Saputra menjadi satu-satunya kandidat calon ketua umum (caketum) HIPMI Kota Banjarbaru. Fajar Saputra merupakan owner dari Ami Ali Parfum Banjarbaru.
“Tentunya ini amanah dan tanggung jawab yang besar bagi saya untuk bisa menahkodai HIPMI Kota Banjarbaru,” ucapnya.
Diakuinya juga telah menyiapkan strategis untuk program kerja dari jauh-jauh hari. “Ada beberapa hal poin pentingnya salah satunya yakni opportunity space. Kita menyiapkan area pemasaran untuk produk dari anggota HIPMI,” jelasnya.
Dibawah HIPMI Kota Banjarbaru juga ada HIPMI perguruan tinggi sebagai wadah edukasi untuk teman-teman di perguruan tinggi berakselerasi dengan berbisnis.
“Kita juga akan memberikan pelatihan dan edukasi serta optimalisasi industri kreatif dengan cara lebih banyak mengadakan event,” tutupnya. (Dev/K-3)















