Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pemko Evaluasi Seluruh Oprit Jembatan

×

Pemko Evaluasi Seluruh Oprit Jembatan

Sebarkan artikel ini
hal9 3klmatas
DIPERBAIKI – Kondisi bagian oprit jembatan HKSN 1 yang sudah diperbaiki, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. (KP/zakiri)

Banjarmasin, KP – Kondisi bagian oprit Jembatan HKSN 1 atau Jembatan Patih Masih yang belum lama ini amblas menjadi catatan tersendiri bagi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin berencana mengevaluasi seluruh oprit jembatan di Kota Seribu Sungai ink

Kalimantan Post

Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Dedy Hamdani menjelaskan, hal itu dikarenakan kondisi tanah di Banjarmasin yang merupakan lahan rawa, kerap membuat jalan pendekat jembatan mengalami penurunan atau amblas.

“Kita akan amati dan evaluasi seluruh struktur oprit jembatan. Memang ada beberapa yang harus kita tangani,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media di Balai Kota, Rabu (31/8) siang.

Bukan tanpa alasan, menurutnya kelenturan plat injak di bagian opritnya pasti semakin dalam, sehingga kalau tidak segera ditangani akan membahayakan lalu lintas.

Ia membeberkan, pihaknya sudah mengantongi beberapa beberapa oprit jembatan yang menjadi perhatiannya. Salah satunya oprit jembatan R.K Ilir di kawasan Banjarmasin Selatan, yang kerap ditangani tiap tahun.

“Tapi balik lagi ke struktur tanah di Banjarmasin. Memang cukup susah. Jembatan Merdeka saja bertahun-tahun konsolidasinya untuk pemadatan,” ungkapnya.

“Kita akan kerjakan bertahap untuk memelihara semua oprit jembatan yang ada. Baik struktur rangka baja atau beton,” tambah Dedy.

Terkait bentuk penanganan yang dilakukan, Ia menyampaikan berupa stabilitas oprit jembatan. Bisa berupa injeksi beton atau perkuatan pancangan, tergantung bentuk kerusakannya.

“Akan berbeda setiap tipe setiap jembatan bentuk penangananya. Kita lihat dulu dan perlu perencanaan detail dengan mengundang para pakar,” tukasnya.

Disinggung berapa biaya yang diperlukan untuk perbaikan satu oprit jembatan, Dedy tampak tak bisa memastikan, karena tergantung kerusakan yang terjadi.

Baca Juga :  Pemko Banjarmasin Dorong Perubahan Perilaku Lewat Ribuan Agen 3R

“Itemnya banyak. Bisa saja cuma pelapisan aspal. Seperti di oprit jembatan Patih Masih yang sudah dikerjakan pihak kontraktor karena masih dalam masa pemeliharaan,” tandasnya. (kin/K-7)

Iklan
Iklan