Totok Kembali Jabat Komut PTAM

Banjarmasin, KP – Dewan Komisaris (Dekom) PT Air Minum (PTAM) Bandarmasih (Perseroda) akhirnya resmi dilantik oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina di Aula Gedung PTAM Bandarmasih, Sabtu (24/09) sore.

Ada tiga nama yang dilantik menjadi jajaran komisaris di tubuh perusahaan penyedia air bersih bagi masyarakat di Kota Banjarmasin.

Yakni Totok Agus Daryanto yang duduk sebagai Komisaris Utama (Komut), Dr Irfani sebagai Dekom perwakilan Pemprov Kalsel dan mantan Camat di Kecamatan Banjarmasin Barat, Karlina yang merupakan Dekom Independen alias dari unsur masyarakat.

Mereka akan mengemban tugas tersebut selama empat tahun kedepan sebagai perwakilan para pemilik saham di PTAM Bandarmasih (Perseroda).

Dari ketiga nama tersebut, Totok Agus Daryanto menjadi satu-satunya nama yang kembali terpilih dan dilantik untuk menduduki posisi yang sama sewaktu PTAM Bandarmasih (Perseroda) masih berstatus Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Pasalnya, Totok merupakan salah satu dari tiga pejabat Dewan Pengawas (Dewas) di tubuh PDAM Bandarmasih.

Ibnu menjelaskan Dekom yang baru saja dilantik tersebut merupakan hasil dari seleksi ketat yang dilakukan oleh pihaknya beberapa waktu lalu.

“Dekom yang terpilih dari seleksi yang diketuai oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin bersama dengan dua akademisi dari unsur independen, yakni Subhan Syarif dan Yunani dari ULM Banjarmasin,” jelasnya.

Sehingga, ia menjamin ketiga nama yang dilantik tersebut merupakan sosok yang dinilai pantas untuk menduduki posisi Dewan Komisaris di tubuh PTAM Bandarmasih.

“Ada tujuh orang yang ikut seleksi, enam lolos tahap wawancara, setelah itu baru muncul dua nama yang dilantik hari ini,” ucapnya.

Lantas, mengapa nama Totok Agus Daryanto dipilih tanpa melalui seleksi dari Tim Pansel Dewan Komisaris?

Terkait hal itu, Ibnu Sina mengaku bahwa keputusan tersebut diambil lantaran perlunya salah satu Dekom yang berpengalaman dalam menjalankan tugasnya sebagai perpanjangan tangan pemilik saham di PTAM Bandarmasih.

Menurutnya, dalam menjalankan tugas sebagai Dekom di sebuah perusahaan tidaklah mudah. Karena itulah pihaknya menunjukkan Totok untuk menduduki posisi Komisaris Utama dari satu-satunya perusahaan penyedia air bersih di Kota Banjarmasin ini.

Berita Lainnya
1 dari 5.557
loading...

“Kalau Pak Totok ini adalah keberlanjutan, karena tiga nama Dewas yang dulu, pengalaman dan kinerja beliau yang kita pakai untuk di jajaran Dekom yang baru dilantik ini,” ujarnya.

“Mereka (jajaran dewan komisaris) ini bertugas melakukan pengawasan serta menjalankan program-program dari direksi PTAM Bandarmasih,” ujarnya.

“Para Dekom ini juga berkewajiban melaporkan seluruh progres yang tengah dijalankan kepada pemilik saham. Termasuk agenda-agenda kedepannya agar PTAM Bandarmasih ini bisa berjalan lebih baik dengan bisnis plan yang sudah disepakati,” tandasnya.

Ia berharap, ketiga Dekom yang baru dilantik tersebut agar sesegeranya untuk menjalankan fungsi dan perannya agar tidak terbebani dengan tugas-tugas berat kedepannya.

“Agar hasil RUPS dan bisnis plan yang sebelumnya sudah disepakati seperti kenaikan tarif air leding dengan komitmen perbaikan kinerja dan pelayanan, bisa segera dibuktikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Komut PTAM Bandarmasih, Totok Agus Daryanto mengaku bahwa dirinya diberikan kepercayaan oleh Wali Kota untuk melanjutkan tugas sebagai Dewan Komisaris.

Ia menuturkan, ada tiga agenda yang menjadi fokus utama sebagai Dewan Komisaris. Pertama, akan terus mengawal dan mengevaluasi kebijakan kenaikan tarif pemakaian air leding.”Karena kebijakan ini harus diikuti dengan kualitas pelayanan yang baik,” ujarnya.

Kedua, Totok melanjutkan, pihaknya akan mencari celah atau peluang baru untuk meningkatkan performa keuangan di tubuh PTAM Bandarmasih.

“Kita akan coba mencari investor agar perusahaan ini tidak hanya tergantung dengan penyertaan modal dari pemerintah daerah,” katanya.

“Dan agenda wajib kita adalah pembenahan sekaligus peningkatan kualitas layanan yang menjadi konsentrasi utama kita,” tandasnya.

Disinggung mengenai apa saja yang harus dibenahi di PTAM Bandarmasih, Totok membeberkan yang harus segera dilakukan pembenahan adalah keuangan.

Bukan tanpa alasan, berdasarkan empat tahun pengalamannya sebagai Dekom, ia membeberkan bahwa dalam empat tahun yang lalu merupakan masa-masa sulit bagi PTAM Bandarmasih.

“Namun dalam dua tahun ini kondisi itu sudah mulai berubah kearah yang lebih baik, semoga saja kondisi ini terus membaik,” imbuhnya.

“Karena saya menginginkan perusahaan kita ini tidak lagi dalam posisi bertahan untuk hidup. Tapi harus menjadi sebuah perusahaan yang berkembang untuk hidup,” tuntasnya. (Kin/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya