Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Aksi Pemberian Makanan Berbasis Pangan Lokal di 25 Desa Stunting

×

Aksi Pemberian Makanan Berbasis Pangan Lokal di 25 Desa Stunting

Sebarkan artikel ini
hal 12 Tapin 35 klm 5
Pj SEKDA TAPIN - Syamsir Rahman saat diwawancarai awak media dalam penanganan stunting di Tapin. (KP/Ist)

Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin siapkan memberikan bantuan berupa makanan tambahan bergizi, berbasis pangan lokal di 25 Desa Lokus Stunting, hal itu dalam upaya percepatan penuruan stunting.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi persiapan pemberian makanan tambahan bergiji yang di pimpin Pj Sekretaris Daerah Tapin Syamsir Rahman, bertempat Aula Sekretariat PKK Kab Tapin. Selasa (3/10/2022) kemarin siang.

Kalimantan Post

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin Alfian Yusuf melaporkan, pertemuan ini dalam rangka mempersiapkan pemberian makanan tambahan bergizi berbasis pangan lokal di 25 Desa Stunting di Kabupaten Tapin dilapangan dengan melibatkan semua unsur terkait Pemerintah Kabupaten Tapin.

“Pertemuan dalam rangka membahas pemberian makanan tambahan di 25 Desa Stunting,“ ujarnya.

Diharapkan semua pihak terlibat ikut melakukan monitoring dan evaluasi di 25 desa stunting, sehingga dapat diketahui sampai sejauhmana capain telah dilakukan dalam pencegahan stunting,“ katanya.

Pemberian makanan tambahan nantinya dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin melibatkan PKK Kecamatan dan PKK Desa yang d tetapkan menjadi lokus stunting, dengan sasaran ibu-ibu hamil yang kurang gizi, anak stunting, anemia, wanita usia subur dan calon penganting.

Sementara Pj Sekretaris Daerah Tapin Syamsir Rahman mengatakan, rapat koordinasi upaya percepatan penurunan stunting di 25 desa stunting yang telah ditetapkan dengan melibatkan semua pihak tekait dengan menggunakan dana APBD Perubahan.

“Pertemuan ini untuk mensingkronkan semua kegiatan pemberian makanan bergizi di 25 desa stunting,“ ujarnya.

Namun demikian, pada tahun 2023 nanti diharapkan bisa ditambah 100 lolus stunting, sebab hal itu berhubungan dengan persiapan sumber daya manusia kabupaten Tapin kedepannya.

Disisi lain juga unsur lain seperti pihak kecamatan agar lebih focus dalam menangani masaah stunting utamanya yang berada diwilayah kecamatannya sehingga diharapkan dapat turun angka stunting.

Baca Juga :  Bupati H Yamani Ingatkan Empat Catatan Penting Dalam Membuat LPPD Tahun 2025

“Saya berharap semua pihak dapat dengan serius menangani stunting di wilayahnya masing – masing, mulai dari Camat, Kepala Desa, dan Masyarakat,” pungkasnya. (abd/K-6)

Iklan
Iklan