Paringin, KP – Musim kemarau yang berkaitan dengan bencana karhutla berdasarkan rilis dari BMKG dinyatakan berakhir di pertengahan Oktober 2022, dan saat ini tengah memasuki masa transisi musim hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, mengatakan, puncak musim hujan akan diperkirakan terjadi pada November dan Desember secara regional Kalimantan Selatan.
“Untuk wilayah Kabupaten Balangan saat ini masih belum mendapatkan rilis resmi dari BMKG dan juga masih menunggu surat edaran dari Gubernur dalam rangka untuk mengantisipasi bencana saat musim hujan,” ujarnya kepada awak media, Rabu kemarin.
Lanjutnya, meski demikian imbauan dan perhatian terhadap kewaspadaan terus dan tetap dilakukan oleh BPBD Balangan kepada masyarakat, setiap saat rilis cuaca selalu dikabarkan.
“Dalam masa transisi ini kami meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi-potensi bencana yang terjadi seperti misalnya banjir dan longsor,” katanya
Lebih lanjut ia meminta kepada warga khususnya yang berada di bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati terhadap potensi longsor. (rel/K-6)















