Bupati Tabalong :“Kami Berjuang dan Bekerja Keras Menjadi Serambi Kalsel Sebagai Penyangga IKN”

Tanjung, KP – Berada di penghujung utara Kalimantan Selatan (Kalsel), Kabupaten Tabalong berjuang dan bekerja keras untuk menjadi ‘serambi’ Kalsel sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal itu, diungkapkan Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, di hadapan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Dr (HC) H Sahbirin Noor S.Sos MH, bersama rombongan provinsi lainnya di acara Pasar Rakyat untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ‘Bergerak!!!…’ dalam rangka pengendalian inflasi, Minggu (6/11) di Taman Menanti Laburan Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong.

Menurut Anang, apapun yang pemerintah Kabupaten Tabalong lakukan semua untuk Kalsel, “Apapun yang kami lakukan, akan kami persembahkan untuk Kalimantan Selatan,” ujarnya.

“Kami akan berjuang dan bekerja keras menjadi serambi depan Kalimantan Selatan dalam konteks Kalsel sebagai penyangga IKN baru,” sebut Anang.

Terkait acara hari itu, orang nomor satu di Kabupaten Tabalong mengungkapkan merasa terhormat menerima kunjungan orang nomor satu di Kalsel ke daerahnya “Kita mendapat kehormatan dengan adanya kunjungan Gubernur.

Berita Lainnya
1 dari 414
loading...

Kalsel di tempat Wisata Menanti Laburan Padang Panjang, ini tempat wisata terbaik ke-6 tingkat nasional,” ujarnya.

“Oleh sebab itu sungguh kami bersama masyarakat disini sangat berbahagia dengan hadirnya Bapak Gubernur ke tempat ini, kami berterima kasih bahwa program Turun ke Desa (Turdes) Gubernur Kalsel akhirnya sampai ke Tabalong, kami yakin kunjungan bapak dengan program pasar murah Tabalong akan dapat mengendalikan inflasi,” sebut Anang.

Sebelumnya lanjut Anang, kegiatan ini juga dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Tabalong. “Untuk bulan Oktober 2022 inflasi di Tabalong berada di angka 0,24 persen, masih yang paling rendah di Kalimantan, untuk Januari-Juli kita berhasil paling rendah nomor dua di Indonesia, sehingga mendapatkan dana insentif daerah lebih dari Rp10 milyar dan nanti Desember akan dievaluasi lagi,” ungkap Anang.

“Ada dua unggulan yang akan kita launching, karena sektor angkutan menjadi pendorong terkuat terjadinya inflasi di Kalsel, kami mohon ijin untuk mencanangkan peremajaan taksi antar kota dalam provinsi, dana insentif tadi kami alokasikan Rp750 juta, lalu dibagi sepuluh, jadi setiap pemilik angkutan kota akan mendapatkan uang muka sebesar Rp75 juta, kemudian kami hubungkan dengan Bank Kalsel, dan mereka akan mendapat fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sampai Rp450 juta, mudahan Desember nanti peremajaan taksi ini akan dilaunching,” harap Anang.

Selebihnya, Anang menyebutkan program pengendalian inflasi kedua yang dilakukan di kabu adalah melaunching ‘Julak Wasi,’ ”Kedua, minggu depan kita juga akan melaunching ‘Julak Wasi’ (Jual Sayur Kendalikan Inflasi),” ujarnya.

“Ada tujuh puluh Gojek yang kita kontrak untuk jual sayur keliling dengan harga sayur subsidi yang akan dilakukan sampai inflasi di Kabupaten Tabalong terkendali,” demikian pungkas Bupati Tabalong. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya