Banjarmasin, KP – Sebanyak 30 penyanyi dangdut perwakilan dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti audisi pencarian bakan yang digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Fans Of Rhoma and Soneta (FORSA) Kalsel. Dan sekarang sudah masuk dalam babak Grand Final.
Ketua DPW FORSA Kalsel, Khairunisa mengatakan, seluruh peserta yang ikut dalam kontes lagu dangdut yang dibalut dengan nama FORSA Idol ini merupakan para penyanyi dangdut pilihanyang mewakili daerahnya masing-masing
“Karwna mereka yang tampil pada audisi ini merupakan penyanyi yang sebelumnya sudah melalui audisi di daerahnya,” ucapnya disela audisi tersebut, Minggu (13/11) siang.
Ia menjelaskan, dari 30 peserta yang ikut dalam audisi FORSA Idol ini hanya dicari satu orang pemenang ya g nantinya akan dikirim ke audisi FORSA tingkat nasional di Jakarta.
Rencananya, para pemenang lomba ini akan diberangkatkan ke Jakarta pada tanggal 22 November ini “Perlombaan ini merupakan program perdana kita. Dan ini juga merupakan arahan dari DPP FORSA di Jakarta,” ujarnya.
Ia menuturkan, hadiah yang diperebutkan dalam ajang ini berupa uang pembinaan dan piala bergilir uang pembinaan.
“Namun yang paling diperebutkan dan ditunggu-tunggu adalah kesempatan mewakili Kalsel dalam FORSA Idol di tingkat nasional,” imbuhnya.
“Apalagi tadi kita dapat dukungan dari Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Bapak Supian HK. Beliau siap menjamin tiket pesawat pulang-pergi bagi pemenang,” tambahnya.
Di sisi lain, Nisa mengatakan, seluruh peserta yang ikut dalam audisi yang pertama kali digelar pihaknya ini merupakan anggota baru yang sudah mempunyai KTA DPC FORSA di daerah. Pasalnya dalam audisi ini juga ada batasan umur yang jadi persyaratan.
“Sehingga panitia dan pengurus inti DOW FORSA Kalsel tidak diperkenankan untuk ikut,” katanya.
Ia berharap, selain sebagai ajang pencarian bakat, terlaksananya m audisi ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi bagi para anggota FORSA di Kalsel.
“Yang pasti ini jadi tempat untuk mengembangkan potensi penyanyi agar karya H Rhoma Irama terus menggema di Kalsel,” harapnya.
Karena itulah, pihaknya mengutus tiga orang dewan juri yang kompetensinya sudah yidak diragukan lagi. Salah satunya adalah Amelia Agus.
Para peserta Grand Final ini merupakan hasil seleksi dari audisi Forsa Idol tingkat Kabupaten/Kota, sebanyak 30 orang pesert, Laga final para peserta wajib menyanyikan satu lagu wajib yakni Jera untuk perempuan dan Tabir Kepalsuan untuk laki-laki
Dihadapan 3 dewan juri, yakni Rahimullah, yang merupakan penyanyis senior yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut. Emelia Agus Pengurus Pammi dan juga Penyanyi Senior, dan Yani Guru Vokal di Kalsel.
“Peserta wajib membawa etika yang bagus dalam setiap penampilannya, dan dalam audisi ini hal tersebut diuji,” imbuhnya.
“Yang ditekankan adalah etika dangdut yang agamis. Karena orang yang kita utus ke Jakarta nanti akan berduet dan dinilai langsung oleh Pak Haji Rhoma Irama,” imbuhnya.
“Tujuan utama penampilan memang untuk menghibur. Namun tetap tidak menyalahi atau keluar dari norma agama,” tegasnya.
Menurut salah satu Dewan Juri, Emelia Agus, pembawaan para peserta yang tampil dalam audisi ini sudah lumayan bagus dan sudah siap menghadapi atmosfer persaingan dalam perlombaan.
“Namun terkadang dari beberapa peserta ada yang kurang dalam etika panggung. Selain itu juga ada yang kurang dalam pengambilan nada,” bebernya.
“Itulah yang jadi penekanan kita dalam penilaian kita dalam menyeleksi pemenang yang nantinya akan diutus ke Jakarta,” tuntasnya. (Kin/K-3)















