Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Dorong Ketahanan Pangan, DKPP Susun FSVA

×

Dorong Ketahanan Pangan, DKPP Susun FSVA

Sebarkan artikel ini
Hal 16 4 KLm Martapura Penyusunan FSVA
PENYUSUNAN FSVA - Rapat koordinasi penyusunan FSVA Banjar. (KP/Wawan)

Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) melakukan penyusunan peta ketahanan dan kerawanan pangan atau Food Security Vulnerability Atlas (FSVA) 2022.

Hal ini dilakukan guna mengetahui tingkat ketahanan dan kerawanan pangan desa dan kelurahan di Kabupaten Banjar.

Kalimantan Post

Terdapat 6 indikator yang dijadikan faktor berpengaruh pada tingkat ketahanan dan kerawanan pangan Kabupaten Banjar, yakni luasan lahan pertanian di desa, sarana dan prasarana pangan dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

”Selain itu juga diukur indikator ketersediaan atau akses air bersih, akses distribusi atau jalan pangan serta ketersediaan tenaga kesehatan di satu wilayah,” kata Kadis KPP Banjar H Ahmadi melalui Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan M Hamdani saat memimpin rapat koordinasi penyusunan FSVA Banjar.

Diungkapkannya, tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Banjar cukup bagus, walau masih ada sejumlah desa yang masuk di prioritas 1 kerentanan pangannya.

”Berdasarkan data kami olah, masih terdapat puluhan desa yang perlu ditingkatkan ketahanan pangannya. Baik dari indikator luasan sawah, prasarana pangan maupun akses air bersihnya,” jelas Hamdani, di Kantor DKPP Banjar, Selasa (8/11).

Selain itu juga terdapat desa yang kurang dalam akses jalan distribusi pangan dan beberapa desa yang perlu penambahan petugas kesehatan, karena belum sebanding dengan jumlah penduduknya.

Meski begitu Hamdani yakin, dengan koordinasi dan dukungan SKPD terkait, desa yang masih masuk zona merah mampu bangkit dan masuk ke zona hijau.

”Kami bersama SKPD terkait mencoba menyusun sebuah gambaran terkait kondisi ketahanan pangan desa, selanjutnya akan bisa menjadi satu acuan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pengentasan kerawanan pangan di daerah kita,” jelas Hamdani didampingi Kasi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Ike Yaksihapsari serta Kasi Distribusi dan Cadangan Pangan Noorsanti.

Baca Juga :  Susun Program, Perangkat Daerah Didorong Optimalkan Data Ekonomi

Rapat tersebut dihadiri tim penyusunan FSVA, terdiri dari SKPD terkait, seperti Dinas Pertanian, Dinas Sosial P3AP2KB, Dinkes, Dinas PUPR dan Pertanahan, Bappedalitbang serta BPS Banjar. (Wan/K-3)

Iklan
Iklan