Banjarmasin, KP – Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 tahun 2022 kali ini diperingati dengan cara berbeda dari tahun sebelumnya. Jika sebelumnya ada gelaran acara yang meriah, kini HKN dirayakan dengan pemeriksaan kesehatan gratis.
Puncak HKN sebenarnya jatuh pada tanggal 12 November kemarin. Namun lantaran padatnya berbagai kegiatan terus digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin di beberapa lokasi, puncak HKN baru bisa terlaksana terlaksana pada Minggu (13/11).
Dilaksanakan di panggung samping Rumah Anno, Dinkes memberikan beberapa pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Banjarmasin.
Yakni seperti pemeriksaan Neuromotor Okupasi Terapis untuk persiapan anak pra sekolah, Terapi Akupuntur, Fisioterapi, Edukasi, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta pemasangan gigi tiruan.
Kemudian pemeriksaan darah dan konsultasi penyakit tidak menular (hipertensi diabetes melitus), pemeriksaan dan terapi wicara dan screening kesehatan jiwa dan konsultasi psikologi.
Kegiatan itu pun sontak langsung diserbu oleh masyarakat yang mengunjungi Siring Piere Tendean.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina bersama Ketua TP PKK Banjarmasin, juga berkesempatan ikut melakukan pengecekan kesehatan.
“Kita peringati dengan berbagai acara salah satunya yakni pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Ibnu usai pemeriksaan kesehatan.
Kendati demikian, menurut Ibnu rangkaian acara peringatan HKN ke-58 tahun ini dinilainya lebih meriah dan dapat membantu masyarakat secara langsung.”Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan lain juga ada, nanti seperti Tabligh Akbar,” ujarnya.
“Apalagi kegiatan ini digelar di pusat wisata seperti kawasan Siring ini, tentu bisa membantu masyarakat,” pungkasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan menekankan. Bahwa HKN ke-58 tahun ini menjadi momentum untuk para Tenaga Kesehatan (Nakes) di Banjarmasin terus bekerja giat dan semangat.
Bukan tanpa alasan, menurut mantan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan itu, saat ini Pandemi Covid-19 masih belum berakhir.
Dari data dihimpun di instagram Dinkes Banjarmasin @dinkeabanjarmasinnews, pertanggal 1 November 2022, kasus aktif Covid-19 sebanyak 13 kasus di Banjarmasin. Dan seluruhnya menjalani isolasi mandiri.
“Karena pandemi belum usai, jadi harapannya kita seluruh nakes agar tetap semangat melayani masyarakat,”ungkap Ramadhan
Ia menjelaskan, penekanan tersebut dilakukan dengan tujuan agar masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang baik. “Sehingga masyarakat tetap sehat dan beraktivitas lancar untuk meningkatkan derajat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pasca pandemi ini,” katanya.
Ditanya terkait tingkat kesehatan di Kota Seribu Sungai? Ramadhan mengaku saat ini layanan terus dilakukan secara preventif dan promotif. “Apapun jenis penyakit yang ada kita selalu mitigasi risiko dan memberikan edukasi,” jelasnya.
“Masyarakat harus selalu hidup bersih dan sehat serta rajin berolahraga. Untuk hidup bangkit pasca pandemi,” tutupnya. (Kin/K-3)















