Mesin Pemadam Kebakaran Punya BPK Komandan Raib

Kami berharap pelakunya segera dapat ditangkap

BANJARMASIN, KP – Sebuah mesin pemadam kebakaran milik BPK Komandan raib dari posko. Diduga alat untuk memadamkan api itu hilang dicuri.

Dimana aksi pencurian ini terjadi di Jalan Teluk Dalam Gang 20 RT 13 tepatnya di Posko BPK Komandan Banjarmasin Barat, Minggu, (27/11.

Hal inilah membuat terkejut seluruh anggotanya BPK Komandan, yang akan mencoba mesin tersebut. Mendengar itulah langsung melakukan pencarian dan sambil bertanya kepada warga sekitar.

Salah satu anggota BPK Komandan, M Al Athur menyampaikan, bersama rekanannya yang lain awalnya tidak mengetahui tentang kehilangan ini.

“Kami tahunya saat Minggu sore itu mau memanaskan mesin ke Sungai di Jalan Zafri Zamzam, ternyata tidak ada di tempat lagi,” ujarnya.

Berita Lainnya

Oknum Anggota BPK Anbes Rusak Mobil BPK Anemar

KBPP PD Kalsel Dukung Kinerja Polri

1 dari 2,246
loading...

Atas kejadian ini, pihak BPK pun sempat menyebarkan informasi kehilangan itu ke Grup-grup media sosial atau Whatsapp emergency, cukup banyak yang meneruskan pesan berantai tersebut.

Sejumlah petunjuk pun didapati termasuk rekaman CCTV, dimana orang yang diduga pelakunya sedang mengangkut mesin tersebut. Tak cukup sampai disana, pihaknya pun telah membawa kasus ini ke jalur hukum.

“Kami berharap pelakunya segera dapat ditangkap, dan semoga kejadian yang seperti ini tak terulang lagi, apalagi mesin seharga Rp 45 juta itu sangat berguna dalam misi kemanusiaan yang dilakukan di kota Banjarmasin ini,” ujarnya.

Kejadian serupa juga terjadi pada BPK GSFD yang bermarkas di Jalan Gunung Sari Banjarmasin Barat.

“Awalnya kami tidak tahu mesin tersebut sudah hilang, cuma melihat ada info kalau punya BPK Komandan hilang, kami cek punya kami, ternyata juga hilang,” aku salah satu anggotanya yakni Maulana.

Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Faizal Rahman, melalui Kanit reskrim, Ipda Hendra Agustian Ginting membenarkan adanya laporan tentang kejadian ini.

“Laporan sudah kami terima Senin (28/11/2022), dan anggota masih kami melakukan penyelidikan,” ungkap kanit. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya