Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HUKUM & PERISTIWA

Pembacok Hidung Pelajar Menyerahkan Diri

×

Pembacok Hidung Pelajar Menyerahkan Diri

Sebarkan artikel ini
Tersangka penganiayaan MM alias Imin (17) bersama barang bukti. (KP/Ist)

Banjarmasin, KP – Akhirnya pemuda berinisial MM alias Imin (17), tersangka penganiayaan dengan cara membacok hidung korbannya diamankan Tim Gabungan setelah menyerahkan diri.

Warga Jalan Soetoyo S RT 24 Banjarmasin Tengah ini dijemput dari tempat tinggalnya, Jum’at (11/11).

Setelah sebelumnya, diduga melakukan penganiayaan terhadap dua pelajar yakni RD (13), warga Jalan HKSN Banjarmasin Utara dan MAM (13), warga Jalan Pangeran Banjarmasin Utara.

RD luka di bagian tangan sebelah kiri, sedangkan MAM mengalami luka sobek di bagian hidung.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Agus Sugianto melalui Kanit Reskrim, Ipda Sudirno, saat dikonfirmasi Minggu (13/11), membenarkan telah mengamankan tersangka bersama satu bilah senjata tajam (Sajam) jenis parang.

“Pelaku akan dikenakan pasal 80 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo 351 ayat (2) KUHP,” tegasnya.

Ia menuturkan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Brigjen Haji Hasan Basri Komplek Kayutangi I Banjarmasin Utara persis di samping Gedung Sultan Suriansyah, Sabtu silam (15/10).

Saat itu korban dan teman temannya sedang duduk di Tempat Kejadian Pekara (TKP) sedang bermain Game Online.

Pada waktu itu datang tersangka membawa parang bersama-sama teman-temannya menghampiri korban dan temannya sambil bertanya “ikam kah yang meanu kawan (kamu ya yang mengganggu kawanku, red)”.

Melihat situasi tersebut korban langsung lari ketakutan. Namun dikejar tersangka yang langsung menebaskan parang hingga mengenai korban MAM mengakibatkan luka robek bagian hidung sementara korban RD luka dibagian tangan sebelah kiri.

Beruntung aksi penganiayaan itu dilihat warga, yang kemudian berdatangan untuk menolong kedua korban. Sementara itu tersangka langsung kabur bersama teman-temannya.

Baca Juga:  Mantan Pejabat Dirjen PajakKemenkeu Rafael Alun Divonis 14 tahun Penjara

“Selanjutnya korban oleh warga langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh Banjarmasin, guna mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Hampir sebulan melakukan penyilidikan Tim Gabungan terdiri dari Anggota Buru Sergap (Buser) Polsekta Banjarmasin Utara, dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Sudirno, di back-up Direktorat Reserse Kriminal Umum Unit Resmob Polda Kalsel, Satuan Reserse Kriminal Unit Jatanras Polresta Banjarmasin dan Buser Polsekta Banjarmasin Barat.

Akhirnya, dengan melakukan pendekatan kepada keluarga tersangka dan ketua RT setempat. Lantas tersangka mau menyerahkan diri.

“Lalu tersangka bersama barang buktinya langsung dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Utara, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” bebernya.

Ditambahkan Ipda Sudirno, ternyata setelah melakukan penganiayaan tersangka langsung kabur ke daerah Barabai. “Tersangka bersembunyi ke tempat neneknya karena takut dicari oleh anggota,” tukasnya. (fik/K-4)

Iklan
Iklan