Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Balangan

Tekan Stunting Melalui Konsumsi Pangan B2SA

×

Tekan Stunting Melalui Konsumsi Pangan B2SA

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Bal 2 klm
SAMBUTAN - Disampaikan Kepala DKP3 Balangan Ir Tuhalus pada kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA). (KP/Ist)

Paringin, KP – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3) Balangan menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumberdaya Pangan Lokal Untuk Penurunan Stunting di Griya Mayang Maurai komp Garuda Maharam perumahan dinas pejabat Pemkab setempat, Senin (21/11/2022) kemarin.

Kegiatan dihadiri para pengurus TP PKK kabupaten dan kecamatan se-kabupaten Balangan beserta kader PKK nya dengan mendatangkan narasumber dari Provinsi Kalsel.

Kalimantan Post

Kepala DKP3 Balangan, Tuhalus mengatakan, tujuan digelarnya sosialisasi pihaknya ingin mengupayakan angka stanting di Balangan semakin menurun.

Tuhalus mengharapkan usai sosialisasi ini para peserta yang hadir dapat mengimplementasikan informasi yang sudah didapat sehingga tujuan dari sosialisasi ini dapat dicapai yakni menurunkan angka stunting di Balangan.

“Dengan adanya sosialisasi ini harapannya bisa menumbuhkan kesadaran dimana sasarannya kelompok rumah tangga, diharapkan dapat memvariasikan makanan jangan sampai itu-itu saja tidak seimbang yang terjadi bisa menimbulkan ancaman stunting ataupun obesitas, jadi stunting fisik tubuhnya yang kecil tetapi kelebihan berat badan juga menjadi salah satu permasalahan pada anak jadi supaya ditingkat rumah tangga bisa diaplikasikan,” imbuhnya.

Menurutnya, dengan tidak adanya stunting maka terciptanya persaingan, kecerdasan,. serta kesehatan di dalam lingkungan.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Balangan Hj Sri Huriyati Hadi menyampaikan, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menekan dan menurunkan angka stunting dengan memperhatikan konsumsi makanan dengan memperhatikan kandungan, porsi seperti 4 sehat 5 sempurna dan keamanan komposisi makanan sehingga anak memperoleh asupan makanan yang aman dan cukup gizi.

“Harus diperhatikan untuk keamanan supaya makanan yang dikonsumsi anak-anak kita ini aman terus gizinya tercukupi,” tegasnya.

“Semoga materi dan pengetahuan yang diberikan oleh narasumber Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA ini dapat diterapkan oleh peserta hingga masyarakat dilingkungannya untuk kedepannya dapat mengantisipasi terjadinya stunting,” pungkas Bunda Sri. (srd/K-6)

Baca Juga :  Hari Pers Nasional, Saiful Arif Harapkan Wartawan Jaga Profesionalisme dan Etika Jurnalistik
Iklan
Iklan