Muara Teweh, KP – Bupati Barito Utara H Nadalsyah melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat hasil penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemkab Barito Utara, Senin (12/12) di Arena Mini Tiara Batara.
Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, unsur FKPD, Kepala Perangkat Daerah, para pejabat yang dilantik.
Adapun pejabat yang diambil sumpah/janji jabatannya berjumlah 361 orang, diantaranya Pejabat Tinggi Pratama sebanyak 28 orang, Pejabat Administrator 109 orang, Pejabat Pengawas 134 orang, Kepala Puskesmas 16 orang, Kepala TU Puskesmas 16 orang, Pejabat Fungsional P2UPD 1 orang, dan Penyesuian Penyetaraan Jabatan Fungsional sebanyak 57 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara H Nadalsyah yang dibacakan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra menyampaikan bahwa Penyetaraan jabatan merupakan salah satu bagian dari proses penyederhanaan birokrasi, dimana jabatan struktural (eselonisasi) diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian dan kompetensi, oleh sebab itu reformasi struktur eselonisasi perlu dilakukan agar lembaga pemerintah lebih sederhana sehingga dapat bergerak semakin lincah.
Selain itu juga, penyetaraan jabatan merupakan langkah awal dan selanjutnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh setiap perangkat daerah dalam penerapan penyederhanaan birokrasi, agar kedepannya menjadi birokasi yang responsif, dinamis, dan berdaya saing global.
“Kepada pejabat yang baru dilantik pada hari ini, saya harapkan dapat mengubah mindset dari pejabat struktural menjadi pejabat fungsional,” katanya.
Diharapkannya, para pejabat yang baru dilantik untuk menghilangkan stigma yang beranggapan bahwa jabatan fungsional merupakan jabatan kelas dua dibandingkan jabatan struktural. Memang banyak keuntungan dari jabatan fungsional yang dapat diperoleh, beberapa di antaranya yaitu peluang usia pensiun yang lebih panjang serta lebih cepat untuk mendapatkan kenaikan pangkat jika memenuhi angka kredit.
Dijelaskannya, jabatan fungsional bukanlah jabatan yang bisa diisi oleh sembarang orang, pengisiannya didasarkan pada keahlian dan keterampilan serta penilaian tertentu dengan membuktikan kemampuan melalui prestasi kerja yang baik.
“Saya ingatkan bahwa dalam melaksanakan amanah tugas dan tanggung jawab pada jabatan baru, hendaknya saudara mengutamakan dedikasi, loyalitas, kejujuran dan keikhlasan,” ujarnya.
Bupati menekankan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk lebih meningkatkan disiplin diri sendiri pada unit kerja masing-masing, membangun integritas diri dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, terutama untuk mewujudkan tujuan reformasi birokrasi pemerintahan yang bersih, berwibawa dan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab serta dedikasi maksimal agar saudara menjadi figur dan panutan yang baik bagi sesama maupun di lingkungan masyarakat. (asa/K-10)















