Martapura, KP – Kepala Dinas Pendidikan Banjar Liana Penny hadir pada sesi dialog dengan televisi Kementerian Kominfo GPR TV, di Command Center Manis, Martapura, Selasa (29/11) kemarin.
Liana menjelaskan, Pemkab Banjar melalui Disdik sendiri melahirkan berbagai inovasi, diantaranya Wajar (wadah belajar), program siaran kerjasama Disdik dan Radio Suara Banjar yang menjadi salah satu inovasi di dunia pendidikan.
“Selain itu ada inovasi Sultan (Suluh Literasi Digital) dan Petah Manis (Pelajar Tahfiz Maju Mandiri Agamis),” katanya.
Dipandu presenter Mona Azhari Nissaq, dia juga memberikan informasi secara umum perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Banjar. Dijelaskannya, dari tiga inovasi tadi, menjadi salah satu bentuk kerjasama semua pihak dalam tujuan memajukan mutu pendidikan di Kabupaten Banjar.
“Urgensi yang dituju dari program inovasi tadi adalah menambah media pembelajaran yang menarik, menyediakan media untuk guru mengajar dan peserta didik untuk belajar, khususnya menggunakan karakteristik audio, video,” tandasnya.
Kemudian memberikan pengalaman belajar mengajar gaya baru bagi guru dan peserta didik dan tujuan terakhir adalah memfasilitasi para guru untuk berbagi praktik, baik karya inovatif untuk meningkatkan mutu pendidikan.
“Peran Dinas Kominfo dalam menunjang inovasi pendidikan sangatlah penting, karena SKPD ini menyediakan jaringan internet sebagai penunjang program, termasuk media pembelajaran melalui radio di Suara Banjar dengan program Wajar, yang akan diteruskan kualitas dan eksistensi kedepannya,” ungkapnya.
Liana berharap lima tahun kedepan seluruh daerah terhubung jaringan internet, kemudian semua sekolah melaksanakan kurikulum Merdeka dan semakin banyak sekolah dan guru penggerak di Kabupaten Banjar. (wan/K-7)















