Martapura, KP – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Banjar menargetkan sekitar 50 pelaku usaha bergerak bidang industri/produk hasil laut mengikuti Sosialisasi Pengembangan Usaha Pengolahan Hasil Perikanan, di Kantor Kecamatan Aluh Aluh, Rabu (30/11).
Mewakili Kadis KUMPP, Kepala Seksi Pengendalian Izin Usaha Industri Ir Gafilusi Gafar menuturkan, untuk menjadi pelaku usaha/IKM yang naik kelas, mereka hendaknya mampu bersaing dengan produk-produk lain yang sudah beredar.
“Baik di pasaran, swalayan, maupun ritel modern lainnya. Oleh karena itu, izin edar, mutu produk serta desain menarik, sangat berperan penting sebagai faktor penentu produk itu dapat maju atau tidak,” katanya.
Dengan kata lain, fokus untuk IKM itu sendiri adalah di bagian mutu produk serta tampilan kemasan itu sendiri, karena mutu yang baik, dipadu dengan desain label menarik, dapat menjadi pemikat konsumen untuk membeli produk hasil olahan IKM.
Terpisah, Kabid Perindustrian Lily Agustriana menambahkan, hadirnya DKUMPP sebagai narasumber pada sosialisasi tersebut agar pelaku usaha/IKM produk hasil laut bisa mengembangkan usahanya, baik secara kualitas maupun kuantitas.
“Serta dapat bersaing dengan produk sejenis lainnya yang berasal dari luar Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Selain memaparkan materi, tim DKUMPP juga memberikan pelayanan kepada masyarakat/pelaku usaha/IKM Aluh-Aluh tentang pembuatan NIB serta desain label stiker kemasan produk secara gratis, demi peningkatan kualitas produk agar berdaya saing tinggi. (wan/K-7)















