Martapura, KP – Pengelolaan pendapatan daerah Kabupaten Banjar dengan target Rp1,9 triliun di Perubahan APBD 2022, sudah terealisasi sebesar Rp1,8 triliun atau 94,47 persen.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Achmad Zulyadaini, saat menjadi pembina apel kerja gabungan Lingkup Pemkab Banjar, di halaman Kantor Bupati, Martapura, Senin (5/12).
“Kita terus berusaha agar mencapai 100 persen atau bahkan bisa melebihi target sudah ditetapkan,” tandasnya.
Dalam amanatnya dia menyampaikan beberapa informasi terkait penyelenggaraan pengelolaan keuangan, pendapatan dan aset daerah. Salah satunya agenda terpenting menghadapi akhir 2022 dan awal 2023.
“Yakni menyiapkan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2022 secara terencana dan tepat waktu,” katanya.
Dia berharap laporan keuangan pemerintah daerah 2022 dapat diselesaikan secepat mungkin dan tepat waktu. Dia meminta pada akhir Januari 2023 dapat diselesaikan seluruh SKPD, untuk selanjutnya disampaikan ke BPK-RI.
“Karenanya penyusunan LKPD Kabupaten tidak lepas dari dukungan semua SKPD melakukan percepatan penyusunan laporan keuangannya,” harapnya lagi.
Apel kerja gabungan ini diikuti pejabat eselon II, III, IV dan pejabat fungsional hasil penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional serta karyawan/karyawati Pemkab Banjar. (wan/K-7)















