Martapura, KP – Bank Sampah Sekumpul hadir dengan beberapa inovasi yang bisa dimanfaatkan nasabah.
Yakni tabung sampah jadi rupiah, tukar saldo sampah dengan sembako, dengan makan dan minum di kedai dan buat bayar PDAM, listrik, BPJS, beli pulsa dan token listrik.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Bank Sampah Sekumpul Dewi Heldayati saat dialog dengan Televisi Kementerian Kominfo RI GPR TV di Program Kominfo News Room, dipandu presenter Mona Azhari Nissaq secara tapping melalui zoom, bertempat di Command Center Manis, Martapura, Selasa (17/1).
Dikatakan Dewi, secara garis besar cara kerja sistem pengelolaan sampah di Bank Sampah Sekumpul, masyarakat melakukan pemilahan dari rumah, kemudian mendaftar menjadi nasabah dan diberikan buku tabungan untuk administrasi tabungannya.
“Kemudian sampah dikelompokkan kembali untuk dilakukan pencacahan serta packing untuk di jual kembali,” jelasnya.
Selain menunggu nasabah menabung sampah yang sudah dipilah, pihaknya juga melakukan layanan angkutan sampah rumah tangga untuk residu dengan sistem jasa.
“Pengelolaan Bank Sampah Sekumpul hingga berkembang seperti saat ini melibatkan semua pihak yang peduli penanganan sampah,” tandasnya.
Pihaknya pun menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat, sekolah, perguruan tinggi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Provinsi serta instansi lainnya yang tidak mengikat serta peduli melakukan pemilahan sampah dari sumbernya. (Wan/K-3)















