“RSUD Ulin, Jangan Bedakan Pasien BPJS dan Masyarakat Umum”

Banjarmasin, KP – Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin meminta agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin tidak membeda-bedakan pelayanan kesehatan, baik terhadap pasien peserta BPJS maupun masyarakat non BPJS.

“RSUD Ulin jangan membedakan layanan kesehatan, baik peserta BPJS maupun masyarakat umum, apalagi sampai menolak pasien,” kata Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin dalam rilis diterima Minggu (15/1).

Bang Dhin mengatakan, sebagai rumah sakit milik Pemprov Kalsel dan rumah sakit terbesar di Kalsel tentu harus memprioritaskan layanan terhadap pasien BPJS Kesehatan .

“Agar aksesbilitas pelayanan dapat dirasakan secara baik bagi masyarakat. Karena ini amanat undang-undang.

Jadi semua harus dilayani,” tambah politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Diakui, dalam beberapa tahun terakhir RSUD Ulin Banjarmasin memang telah melakukan inovasi pada alur pelayanan. Namun hal tersebut tidaklah cukup jika hanya pada segi prosedur birokrasi.

“Tetapi, pelayanan juga harus melingkupi dimensi yang lebih luas dan baik. Terhadap pasien non BPJS juga harus terlayani dengan baik,” ujarnya.

Bang Dhin menginginkan, jangan ada kasus-kasus viral yang pernah terjadi di berbagai daerah lain.

Berita Lainnya
1 dari 1,793
loading...

Seperti pasien datang yang ditolak, pasien belum pulih namun dipulangkan, dan lain-lain.

“Saya tidak menginginkan adanya kasus-kasus yang pernah terjadi di berbagai rumah sakit di Indonesia, terjadi juga di Kalsel,” tegasnya.

Perbaikan layanan BPJS Kesehatan ini menjadi pekerjaan serius, melihat sejumlah kasus-kasus yang semestinya tidak dialami masyarakat selama ini. Untuk itu berbagai persoalan harus diantisipasi sedini mungkin, dengan memberikan kualitas dan prioritas pelayanan secara prima.

“Karena, fungsi RSUD Ulin adalah institusi penyelenggaraan pelayanan kesehatan milik pemerintah.

Bukan swasta,” jelasnya lagi.

Untuk itu, paripurnakan fungsi tersebut dan harus terjadi hubungan sinergitas antara keduanya.

Tentu tidak ada masyarakat yang ingin sakit.

“Kalaupun takdir harus sakit, pasti kita ingin dilayani dengan baik dan dijamin dengan baik,” pungkasnya. (*/lyn/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya