Iklan
Iklan
HEADLINE

2023, Kejari Tabalong Mulai Bersinergi Dengan LDII

1
×

2023, Kejari Tabalong Mulai Bersinergi Dengan LDII

Sebarkan artikel ini

Tanjung, KP – Usai melakukan Silaturahmi dan Penyuluhan Hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong langsung bersinergi dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tabalong, meski sebelumnya LDII jarang dilibatkan di acara Kejari Tabalong.

Hal itu, diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Tabalong Amanda Adelina SH, di acara Silaturahmi dan Penyuluhan Hukum terhadap warga LDII Kabupaten Tabalong, bertempat di Masjid Baitul Mukhlisin Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Minggu, (19/2).

Menurut Amanda, selama ini pihak Kejari Tabalong memang belum banyak melibatkan LDII dalam kegiatan yang dilakukan oleh Kejari Tabalong, namun untuk ke depannya pihaknya akan melibatkan LDII, “selama ini mungkin kita belum saling kenal dekat dengan mereka (LDII), karena memang jarang sekali terlibat dengan kegiatan kami,” ujarnya.

”Dengan acara silaturahmi dan penyuluhan hukum Tahun 2023 ini, kita mulai bersinergi dengan LDII dan depannya kita ingin ini berlanjut dengan kegiatan-kegiatan yang lain” jelas Amanda.

Lebih lanjut, Amanda menjelaskan, dengan adanya penyuluhan hukum dari Kejari Tabalong kepada warga LDII Kabupaten Tabalong, bisa saling memberikan informasi dengan tetap mengedepankan Bhinneka Tunggal Ika, dan di kesempatan itu juga Amanda merasa bersyukur karena disambut hangat oleh warga LDII, yang sebelumnya tidak ia sangka bahwa kehadiran yang banyak dari warga LDII ternyata baru empat puluh persen dari keseluruhan warga salah satu Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) keagamaan yang ada di Kabupaten Tabalong ini.

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) DPD LDII Kabupaten Tabalong, H Suprianto S.AP, atas nama pengurus memberikan apresiasi terhadap penyuluhan hukum yang dilaksanakan Kejari Tabalong. “Alhamdulillah Kejari Tabalong berkesempatan memberikan penyuluhan kepada warga LDII,” ujarnya.

“Kami berharap kedepan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat bermanfaat bukan saja bagi warga LDII, tapi masyarakat luas,” sebut Suprianto.

Kasubsi Ekonomi Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis pada Seksi Intelijen Kajari Tabalong Gede Agastia Erlandi SH, dalam materinya yang bertemakan Empat Pilar Kebangsaan

memaparkan secara gamblang, bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan serta mewujudkan yang adil dan makmur dengan empat pilar kebangsaan. “Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, serta ketetapan MPR,” papar Erlandi.

“Negara kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara dan Bhineka tunggal ika sebagai semboyan negara,” sebut Erlandi.

Di akhir materi yang juga dihadiri oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tabalong Drs HA Surkati M.Si, Erlandi berpesan agar warga LDII Kabupaten Tabalong terus menjaga toleransi di dalam beragama, termasuk jangan sampai melanggar hukum, karena negara menganggap semua warganya tahu hukum, sehingga tidak alasan bagi warga yang melanggar hukum tidak tahu tentang hukum. (ros/KPO-1)