Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Banjarmasin

Desa Jadi Ujung Tombak Pembangunan Banua

×

Desa Jadi Ujung Tombak Pembangunan Banua

Sebarkan artikel ini
PEMBERDAYAAN – Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Hj Syarifah Rugayah saat Sosialisasi Perda NOmor 4 tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Cangkir Coffe Banjarmasin, belum lama ini. (KP/dprdkalsel)

Banjarmasin, KP – Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Hj Syarifah Rugayah mengharapkan agar masyarakat dan desa dapat memaksimalkan segala potensi sumber daya yang ada di wilayahnya masing-masing.


“Desa harus bisa menjadi ujung tombak pembangunan banua,” kata Syarifah Rugayah pada Sosialisasi Perda Nomor 4 tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Cangkir Coffe, di Banjarmasin, belum lama ini.


Syarifah Rugayah mengatakan, keberadaan Perda tersebut untuk mewujudkan dan membina masyarakat desa, agar menjadi masyarakat yang berdaya, mengingat setiap desa memiliki potensi bagus untuk dikembangkan.


“Jadi desa bisa dikembangkan sesuai dengan potensinya masing-masing,” tambah politisi Partai Golkar ini, dihadapan ratusan masyarakat dari Kelurahan Pangambangan dan Kebun Bunga Kota Banjarmasin.


Ditambahkan, program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa ini, contohnya pemberdayaan usaha mikro, kecil dan koperasi (UMKM), Bumdes hingga kelompok tani.


“Usahanya apa, kita melihat dari potensi daerah yang ada di wilayah tersebut, seperti sasirangan atau jenis makanan tradisional,” jelas Syarifah Rugayah.


Syarifah Rugayah menjelaskan, pemberdayaan industri kecil, seperti ibu-ibu yang mengolah makanan juga diatur dalam Perda ini, sehingga merka dianggap sebagai pelaku usaha.


“Juga bisa mengajukan bantuan modal dari pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ungkap wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel II, yakni Kabupaten Banjar.


Lebih lanjut diungkapkan, manfaat adanya Perda ini adalah sebagai pengingat agar pada saat pemerintah tidak melakukan kewajibannya, masyarakat dapat menjadikan Perda ini sebagai pegangan atau pedoman mengenai hak-hak masyarakat.


Syarifah Rugayah juga berpesan kepada masyarakat yang mengikuti sosialisasi agar secara maksimal memanfaatkan fasilitas dari pemerintah untuk penunjang UMKM yang dijalankan, dengan begitu artinya masyarakat telah berpartisipasi dalam pembangunan banua.

Baca Juga:  Pemko Pemegang Saham Terbanyak PDAM


“Adanya pendampingan dan pengetahuan untuk masyarakat diharapkan timbul kemandirian dimasyarakat yang dapat memakmurkan perekonomian di Kalsel, tegas Syarifah Rugayah. (lyn/KPO-1)

Iklan
Iklan