Banjarbaru,KP – Tingkat pertumbuhan ekonomi di Banjarbaru tahun 2022 menunjukan prospek kenaikan signifikan, dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di Kota Banjarbaru tembus 7,93 persen.
Rupanya angka pertumbuhan ekonomi ini menjadi yang tertinggi sejak status Banjarbaru dari Kota Administratif menjadi Kotamadya (kota) ditahun 1999.
Dimulai pada tahun 2001 – 2003 menilik data BPS RI yang hanya disekitar angka 5,41 persen. Kemudian di tahun 2004 – 2005 mencatatkan angka pertumbuhan berada di angka 5,63 persen. Di tahun 2007 – 2009 mencapai angka 5,91 persen.
Selanjutnya di tahun 2019 – 2021 ketika pandemi Covid-19 memuncak angka tersebut angka pertumbuhan sempat anjlok, pada -1,83 persen dan 3,32 persen.
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin melihat dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat usai Covid-19. Menurutnya ini merupakan kombinasi aktivitas masyarakat yang semakin menggeliat dan kebijakan Pemko Banjarbaru dalam mendorong aktivitas ekonomi, baik dari sisi produksi maupun konsumsi.
“Alhamdulillah, patut kita syukuri pertumbuhan ekonomi di tahun 2022 kemarin menjadi angka pertumbuhan tertinggi yang pernah ada. Ini menjadi bukti bahwa geliat ekonomi di berbagai sektor usaha telah berjalan dengan baik,” katanya.
Walau meningkatkan Aditya tetap mengingatkan untuk tetap waspada dengan berbagai potensi yang berbahaya kedepan.
“Pemko Banjarbaru berkomitmen menahkodai apapun persoalannya ke depan dengan kebijakan yang tepat sasaran. Seperti halnya kenaikan harga komoditas bahan pokok saat ini, kita upayakan melalui operasi pasar murah di lima kecamatan dan pembagian beras di tiap kelurahan,” lugasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengendalian Daerah (Bappeda) Kota Banjarbaru, Kanafi merincikan sektor-sektor yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Banjarbaru sepanjang tahun 2022. Keberadaan Bandara Internasional Syamsudin Noor yang berlokasi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini, juga turut menyumbang pertumbuhan ekonomi. (Dev/K-3)















