Iklan
Iklan
Iklan
Banjarmasin

4000 Warga Meriahkan Pawai dan Karnaval BSF

×

4000 Warga Meriahkan Pawai dan Karnaval BSF

Sebarkan artikel ini
FASHION SHOW- Lomba fashion show sasirangan antar ketua cabang, lomba fashion show bahan recycle, dan lomba tari kreasi penyambutan tamu khas Kalsel serangkain HUT YKB ke-43 yang diselenghgarakan jajaran PJU Polda Kalsel dan PJU Polrest yang ada di Kalsel. (KP/Andoy)

Peserta Pawai dan Karnaval Sasirangan ini berasal dari ASN di SKPD Pemko Banjarmasin, pelajar di tingkat SMP dan SM-SMK, komunitas dan masyarakat umum

BANJARMASIN, KP – Sekitar 4000 warga Kota Banjarmasin meriahkan Karnaval dan Pawai Sasirangan dalam Rangkaian Banjarmasin Sasirangan Festival 2023.

Android

Karnaval dan Pawai Sasirangan ini mulai dari Siring O Kilometer, Jalan Jenderal Sudirman, balik lagi di persimpangan Jembatan Merdeka, Jalan AS Musyaffa, Jalan DI Panjaitan dan berakhir di Siring O Kilometer, Sabtu (11/03/2023.

Terbagi dalam 2 Kategori yaitu 32 tim Karnaval dan 74 tim Pawai.

Dalam kategori Karnaval, peserta menyampaikan karyanya dalam tema tertentu dengan menampilkan kain khas sasirangan, sementara dalam kategori pawai, peserta menampilkan pemakaian kain sasirangan sehari-hari dengan kategori terkreatif dan terheboh.

Peserta Pawai dan Karnaval Sasirangan ini berasal dari ASN di SKPD Pemko Banjarmasin, pelajar di tingkat SMP dan SMA/SMK, komunitas dan masyarakat umum.

Kepala Disbudparpora Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady berharap ramainya peserta dan penonton dalam Pawai dan Karnaval ini dapat mengangkat daya tarik warga dan pelestarian kain sasirangan.

Banjarmasin Sasirangan Festival masuk dalam Kharisma Event Nusantara sehingga dikenal lebih luas dan dapat mendatangkan banyak wisatawan.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan Pawai dan Karnaval tahun ini lebih heboh dan lebih banyak dalam jumlah peserta. Antusias Peserta Karnaval dan Pawai dinilainya sangat luar biasa.

Dirinya bilang hampir 2 jam lebih duduk menyaksikan atraksi peserta Karnaval dan yel-yel peserta Pawai, walaupun setiap peserta dibatasi hanya 2 hingga 3 menit saja.

Ramainnya acara ini dinilainya sebagai bentuk kebanggaan warga memakai kain sasirangan.”Ayo bangga memakai kain sasirangan” ujarnya.

Sementara, Salah satu peserta Karnaval, Gerard mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam acara Pawai dan Karnaval dalam rangka memeriahkan Banjarmasin Sasirangan Festival.

Baca Juga:  Puskesmas Kehabisan Vaksin Covid-19

Mengusung tema Raja Sasirangan, dirinya telah melakukan persiapan selama kurang lebih 2,5 bulan.

Walaupun gagal melanjutkan ke babak final, dirinya tetap merasa senang, karena dapat memperlihatkan hasil karyanya dilihat ribuan orang di Kota Banjarmasin sekaligus upaya melestarikan Kain Sasirangan, Kain Khas Suku Banjar. (Mar/K-3)

Iklan
Iklan