Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Unit Metrologi Legal Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) setempat, melaksanakan Gerakan Tera Ulang Antisipasi Stunting Maju, Mandiri dan Agamis (Gelang Anting Manis), bertempat di Puskesmas Mataraman, Selasa (28/3).
Kadis KUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati mengatakan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 tentang percepatan penurunan angka stunting, mengamanatkan agar semua lini bahu membahu membantu penurunan angka stunting melalui kerjasama multisektor di pusat, daerah dan desa.
”Unit Metrologi Legal DKUMPP Banjar merasa perlu mengambil peran dalam hal standarisasi alat ukur dan timbang di pos pelayanan kesehatan, baik di level Desa maupun Kecamatan melalui tera/tera ulang UTTP di Posyandu dan Puskesmas,” ujar Made.
Ditambahkannya, dari jumlah unit yang diuji, dapat diketahui sebanyak 399 unit (37,08 persen) alat ukur tinggi badan dan timbangan yang digunakan untuk penentuan status gizi dan standing di fasilitas kesehatan masyarakat, ternyata tidak akurat.
”Namun Tim Gelang Anting Manis melakukan perbaikan pada timbangan dan alat ukur tinggi badan tersebut, sehingga dapat digunakan kembali. Semoga inovasi ini membantu penurunan angka stunting dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.
Camat Mataraman Dedi Kurniadi sangat mendukung inovasi ini guna membantu kegiatan di Posyandu, Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, mengingat alat timbang yang ada masih belum terstandarisasi.
”Tera ulang ini dapat terus dilakukan, sehingga bayi yang diukur terstandar baik dan mencanangkan Kecamatan Mataraman bebas stunting tahun 2024,” pungkasnya. (Wan/K-3)















