Iklan
Iklan
Iklan
EKONOMI

SPBU Nelayan di Aluh-Aluh Akan Diresmikan, Syaifullah Tamliha : Harus Didata Secara Jujur yang Masuk Kategori Nelayan

×

SPBU Nelayan di Aluh-Aluh Akan Diresmikan, Syaifullah Tamliha : Harus Didata Secara Jujur yang Masuk Kategori Nelayan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI asal Kalsel, H Syaifullah Tamliha didampingi Dirut PT Elnusa Petrofin, Aditya Budi Prabowo usai peluncuran program Posyandu Home Care Unit IT Pertamina Banjarmasin.

Banjarmasin, KP – Rencananya Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono akan meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus untuk nelayan di Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), pada 27 Maret 2023 yang akan datang.

Hal tersebut diungkapkan, Anggota DPR RI asal Kalsel, H Syaifullah Tamliha kepada wartawan, Senin (20/3/2023).

“Memang rencananya Pak Menteri Kelautan dan Perikanan akan meresmikan SPBU khusus nelayan di Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar,” ucap H Syaifullah Tamliha, didampingi Dirut PT Elnusa Petrofin, Aditya Budi Prabowo usai peluncuran program Posyandu Home Care Unit IT Pertamina Banjarmasin.

Dikatakannya, kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan ke Bumi Lambung Mangkurat sekaligus melakukan Safari Ramadan di Kalsel bersama nelayan dan pembudidaya ikan.

Syaifullah Tamliha menjelaskan, dipilihnya Kecamatan Aluh-Aluh sebagai tempat SPBU nelayan di Kabupaten Banjar merupakan kewenangan BPH Migas.

“SPBU nelayan juga sudah ada di Tanah Bumbu (Tanbu) dan Tanah Laut (Tala),” sebutnya.

Ia menambahkan, di Kabupaten Banjar ada sebanyak 1.369 nelayan yang sudah direkomendasi dan akan diberikan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) yang dilengkapi barcode. Kartu ini digunakan sebagai identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Politisi PPP ini juga meminta kepada kepala desa, camat, dinas kelautan dan perikanan kabupaten/kota bisa mendata secara jujur mereka yang memang layak masuk kategori nelayan.

Saat ini, sedang dilakukan sosialisasi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Banjar ke para nelayan di desa-desa disekitar Kecamatan Aluh-Aluh.

“Data ini sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya rebutan antrian BBM di SPBU nelayan,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan, menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1444 Hijriyah/2023 Masehi ini ketersediaan BBM di Kalsel aman dan terkendali. (Opq/KPO-1)

Iklan
Baca Juga:  Nelayan di Kalsel Terima 1.769 Paket Konversi BBM ke BBG
Iklan