Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Korban Penipuan Dokter Gadungan Kirim Karangan Bunga ke Polsek Binuang

×

Korban Penipuan Dokter Gadungan Kirim Karangan Bunga ke Polsek Binuang

Sebarkan artikel ini
6 Dokter gadungan 3klm
KARANGAN BUNGA - 2 karangan bunga dari korban penipuan dokter gadungan diletakkan di Mapolsek Binuang Kabupaten Tapin. (KP/Abdillah)

Rantau, KP – Korban kasus penipuan Dokter Gadungan yang berasal dari pulau Jawa mengirim karangan bunga ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Binuang Polres Tapin, Kamis (13/4).

Sebanyak 2 karangan bunga terpampang di muka Kantor Polsek Binuang, berisikan bentuk ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Binuang yang telah menuntaskan kasus penipuan berkedok sebagai dokter gadungan oleh pelaku Chandra Rizky Wahyudi.

Kalimantan Post

Dua buah karangan bunga bertuliskan ucapan “Terima kasih kepada Polsek Binuang yang sudah mengusut tuntas kasus penipuan. Tertanda dari para korban”.

Kemudian karangan bunga kedua bertuliskan “Terima kasih Polsek Binuang, sudah menangkap pelaku Chandra Rizki Wahyudi, yang telah menyakiti hati kami dan menguras ATM kami. Tertanda dari para korban yang tersakiti”.

Kapolsek Binuang Iptu Nur Arifin mengatakan, ucapan karangan bunga dikirim oleh para korban yang berasal dari pulau Jawa ditempatkan di Mapolsek Binuang.

“Dua buah karangan bunga ini kiriman para korban dari pulau Jawa,” ujar Kapolsek.

Untuk diketahui, kasus dokter gadunga, saat ini sudah masuk tahap 1 di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapin.

Terdata sebanyak 18 korban penipuan yang tersebar di 5 Provinsi yaitu Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Bali menjadi korban kasus penipuan berkedok dokter gadungan yang dilakukan oleh Chandra Rizki Wahyudi.

“Sebarannya penipuannya ada di Kabupaten dan Kota di 5 provinsi tersebut,” tambahnya.

Sedangkan untuk di Kabupaten Tapin, ada dua yang jadi korban, tapi hanya satu yang melaporkan seorang wanita berinisial IK (36) yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Korban di Tapin ini mengalami kerugian sebesar Rp 206 juta.

Sementara korban penipuan dokter gadungan di daerah lain bervariasi namun yang terbanyak mengalami kerugian merupakan korban di Kabupaten Tapin.

Baca Juga :  KPK Periksa 15 Saksi UsutPemerasan Tiga Jaksa Kejari Hulu Sungai Utara

Ditambahkan Kapolsek, bahwa pihaknya membuka posko pengaduan kalau masih ada yang merasa ditipu oleh dokter gadungan ini jika masih ada yang dirugikan oleh pelaku Chandra Rizki Wahyudi. (abd/K-4)

Iklan
Iklan