Tanjung, KP – Hari pertama masuk kerja usai cuti Lebaran Idul Fitri 1444 H, Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, selaku pimpinan daerah mengajak kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tabalong untuk bekerja lebih baik lagi.
Hal itu, diungkapkan Anang dalam arahannya di acara Halal bi Halal ASN Kabupaten Tabalong usai cuti di Lebaran Idul Fitri 1444 H, bertempat di halaman Pendopo Bersinar Pembataan Tanjung, belum lama tadi.
Menurut Anang, selaku pimpinan daerah ia mengucapkan terima kasih, karena sudah puasa sebulan penuh, “sekarang saatnya kita kembali bekerja yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Saya hanya ingin mengingatkan, ini hari-hari penting, karena beberapa hari kedepan permintaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tindak lanjut pra audit dan audit sudah harus disampaikan, jika tidak saya tidak bisa membayangkan kalau tanggal 9 Mei 2023 nanti Tabalong kembali ke zaman Jahiliyah, ketika tidak mendapatkan (Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), ini konsekuensi logis, karena ada kesalahan administrasi kita harus setor ke Kas negara, ini sebagai pelajaran bagi kita bahwa bekerja itu harus rapi dan harus baik, ujarnya.
Selain itu, Anang juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat, juga akan diadakan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), “Saya juga mohon perhatian, sebentar lagi kita siap-siap menyusun APBD perubahan, padahal APBD tahun lalu baru kita mulai, APBD perubahan
datang lagi, saya minta percepatan pelaksanaan kegiatan APBD induk supaya menjadi prioritas, kemudian rencanakan sebaik-baiknya di APBD perubahan karena dananya lumayan besar,” pintanya.
Ini sebagai berkah kita mendapat dana bagi hasil di APBD perubahan tahun lalu sebesar Rp772 milyar. Sehingga di perubahan secara resmi/formal saya mengucapkan terima kasih, APBD Tabalong lebih dari Rp2 Triliun, ini sebuah capaian yang luar biasa, sebut Anang.
Selain itu, ia juga minta perhatian dari segi perencanaan macro Kabupaten Tabalong memang sudah bagus, selalu berada di tiga besar, tapi lemah di perencanaan micro yang ada di SKPD, “saya minta kepada Bappeda Litbang, untuk menindak lanjuti ini saya berharap tahun depan tidak ada lagi debat dengan DPRD, termasuk kita lemah dalam berargumentasi, sehingga dalam catatan rekomendasi strategis selalu ada yang digoreng-goreng, ini karena adanya yang tersampaikan dari kita, padahal kita sudah bagus,” ujarnya.
Saya juga mengucapkan terima kasih, karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita capaiannya tertinggi sejak Tabalong menjadi daerah otonom, yakni 113 persen, bahkan menurut perhitungan pusat 117 persen, peringkat ke-5 di Indonesia, sebut Bupati Anang. (ros/K-6)















