Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarbaruTRI BANJAR

Wartono Lega Inflasi Banjarbaru Turun Jadi 4,97%.

×

Wartono Lega Inflasi Banjarbaru Turun Jadi 4,97%.

Sebarkan artikel ini
Hal 10 7 KLm BJB 1 Gabung 1
RAKOR-Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono dan didampingi Asisten Walikota bidang Perekonomian dan Pembangunan, Puspa Kencana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarbaru, Asep Saputra, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Banjarbaru, H. Jainudin. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP – Rapat Koordinasi (Rakor) l Pengendalian Inflasi Tahun 2023 kembali dilaksanakan secara virtual di Aula Johan Arifin Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarbaru yang di pimpin oleh Inspektur Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir.

Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono dan didampingi Asisten Walikota bidang Perekonomian dan Pembangunan, Puspa Kencana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarbaru, Asep Saputra, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Banjarbaru, H. Jainudin.

Kalimantan Post

Berdasarkan data yang diterima Kemendagri dari Badan Pusat Statistik (BPS), ada penurunan inflasi yang semula dari 5,47% menjadi 4,97%.

Hal 10 7 KLm Gabung BJB 1 Lagi

“Kami mengucapkan terima kasih atas jerih payah kita bersama yang terus berusaha dan berupaya sehingga inflasi bisa turun”, ujar Tomsi Tohir

Itjen Tomsi kembali mengingatkan bahwa tetap harus waspada terhadap situasi menjelang Idul Fitri yang biasanya harga-harga terus naik serta tetap harus melakukan upaya pencegahan agar harga-harga dapat dikendalikan.

“Kita harus melakukan upaya-upaya antisipasi agar inflasi dapat dikendalikan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat”, tegasnya

Berdasarkan penjelasan Deputi Bidang Statistik BPS, sepanjang triwulan III tingkat inflasi relatif terkendali serta sebanyak 65 Kabupaten/Kota mengalami inflasi dan 25 Kabupaten/Kota mengalami deflasi. Perlu diwaspadai adalah kenaikan inflasi di bulan April 2023 yang didorong oleh kenaikan tarif angkutan udara, harga daging sapi, daging ayam ras, bawang merah dan telur ayam ras sebagai akibat dari peningkatan permintaan selama Ramadhan 1444 H dan menjelang lebaran.

10 Kabupaten yang kenaikan Inflasi tertinggi adalah Kotabaru, Belitung, Banggai, Jember, Sumenep, Sikka, Aceh Barat, Cilacap, Banyumas dan Banyuwangi. Sedangkan 10 Kota dengan kenaikan Inflasi tertinggi adalah Tual, Mobagu, Kendari, Kupang, Banjarmasin, Surakarta, Surabaya, Dumai, Yogyakarta dan Bukit Tinggi.

Baca Juga :  Pemprov Kalsel Maksimalkan Pelayanan Jamaah Sekumpul, Posko 2 Sediakan Ribuan Paket Konsumsi dan Layanan Kesehatan

“Untuk 10 Kabupaten/Kota tertinggi diminta tadi agar berusaha sekeras-kerasnya untuk mengendalikan inflasinya”, ujar Wartono. (Dev/K-3)

Iklan
Iklan