Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Sering Dirusak Tangan Jahil, Disbudporapar Bangun Pagar Permanen

×

Sering Dirusak Tangan Jahil, Disbudporapar Bangun Pagar Permanen

Sebarkan artikel ini
PAGAR RUSAK- Inilah pagar pembatas sementara yang memisahkan jalan Piere Tendean dengan Kawasan Siring Menara Pandang sering dirusak orang tak bertanggungjawab. (KP/Mardiyanto)

Banjarmasin, KP – Pagar Pembatas sementara yang memisahkan jalan Piere Tendean dengan Kawasan Siring Menara Pandang sering dirusak orang yang tidak bertanggung jawab.

besi pagar pembatas yang hilang dapat mudah terlihat dari mulai depan Ajenrem 101 Antasari hingga sebelum jalan simpang sungai mesa.

Kepala UPT Siring Menara Pandang Disbudporapar (Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata) Kota Banjarmasin, Naziza mengatakan besi pagar yang dirusak atau dipatahkan jumlahnya mencapai 50 batang.

Kerusakan besi pagar ini dinilainya bukan karena aksi pencurian, namun tindakan pengrusakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sering kita temukan potongan atau batang besi di sekitar lokasi pagar yang rusak.

Menurutnya pagar ini mudah dirusak karena sifat pagar yang sementara.

Cuman di injak atau ditendang dengan tenaga sedikit, besi pagar langsung lepas, lasnya memang tidak kuat tutur Naziza.

Pagar ini dibuat dengan sementara dalam mengatur kawasan wisata siring menara pandang agar lebih nyaman serta arus lalu lintas di Jalan Piere Tendean lebih lancar.

Untuk mencegah terulangnya kembali aksi pengrusakan, Naziza mengatakan untuk membuat posko pemantauan dan membuat pagar permanen.

Posko pemantauan ini rencananya pada beberapa titik.

Rencanannya kita bangun beberapa posko bisa posko permanen atau tenda secara sederhana dahulu, untuk memantau pagar di sepanjang jalan Piere Tendean.

Sementara, karena kita masih kekurangan personil, pemantauan yang dilakukan secara patroli, nanti kalau personil sudah lengkap bakal ada personil yang ditempatkan secara permanen di posko tutur Narziza.

Selain itu, pagar barikade dengan sistem bongkar pasang saat ini bakal diubah ke sistem permanen.

Sistem pengelasan jauh lebih kuat sehingga tidak gampang dirusak lagi tutur Narziza.Kedepannya kita mengusulkan pagar permanen ke pimpinan.

Baca Juga:  Ratusan Pemilik Sarang Walet Mangkir Bayar Pajak

Panjang pagar permanen ini sekitar 600 meter dengan terbagi 2 tahap, dengan masing-masing panjang 300 meter, dengan anggaran 180 juta per 300 meter.

Kami berharap pa wali dan DPRD Kota Banjarmasin setuju untuk membangun pagar secara permanen tutup Narziza. (Mar/K-3)

Iklan
Iklan