Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
AdvertorialKabar BanuaTabalong

Bupati Tabalong : Hadapi Tahun Politik, Kita Jangan Terkotak-kotak

×

Bupati Tabalong : Hadapi Tahun Politik, Kita Jangan Terkotak-kotak

Sebarkan artikel ini
Hal 4 Tabalong Adv 1 3 klm 3
BUPATI TABALONG - Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat memberikan sambutan di acara Penyerahan Dana Bantuan Parpol Tahun Anggaran 2023, Senin (26/6). (KP/Ist)

Tanjung, KP – Sehubungan dengan memasukinya tahun politik, pada Februari 2024 nanti, warga Tabalong khususnya Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Tabalong yang sampai terkotak-kotak, sebab akan menghambat percepatan pembangunan.

Hal itu, diungkapkan Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat memberikan sambutan di acara Penyerahan Dana Bantuan Parpol Tahun Anggaran 2023, Senin (26/6) bertempat di Wisma Tamu Bersinar Tabalong Tanjung.

Kalimantan Post

Menurut Anang, saat ini suhu politik mulai panas, maka sebagai warga Kabupaten Tabalong khususnya harus bisa menyikapi agenda lima tahunan tersebut, suhu politik kini sudah mulai panas, maka kita harus kembali memahami bahwa ini adalah mekanisme lima tahunan, begitu juga dengan pemilihan kepala daerah, gubernur, ini semua adalah mekanisme lima tahunan, ujarnya.

“Yang penting kita jangan pernah terkotak-kotak, jika kita terkotak-kotak pasti akan berdampak pada upaya kita memacu percepatan pembangunan di daerah kita,” jelas Anang.

Setelah selesai pemilihan lanjutnya, supaya kembali ke kehidupan normal seperti biasa, ini menjadi tugas ketua dan pengurus Parpol untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Saya ingin menggaris bawahi kenapa kita tidak boleh terkotak-kotak? Karena beban dan tantangan Kabupaten Tabalong ke depan ini sangat berat, karena tidak bisa dipungkiri keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) ini akan berdampak besar terhadap Kabupaten Tabalong, jika kita masih terkotak-kotak kita masih dianggap sebagai daerah yang terbelakang,” jelasnya.

“Kita sudah berhadapan dengan peradaban baru (IKN), jadi satu-satunya jalan ini harus kita jaga, jangan sampai kita terkotak-kotak, dan kami yakin ketua dan pimpinan Parpol bisa melakukan ini,” sebut Anang.

Belum lagi, lanjutnya kalau dikaitkan dengan membangun Kabupaten Tabalong ke depan sangat berat. “Sekarang saja bagaimana kita memenej Upah Minimum Kabupaten (UMK), kita selalu mengatak

Baca Juga :  Aktivasi Bandara Warukin Ungkit Ekonomi Regional

mengatakan kita harus bijak, jika UMK melebihi UMP, maka tenaga terampil akan masuk ke Tabalong, jika yang di dalam tidak kita tingkatkan skill-nya maka akan tersisih, tergusur,” ujarnya.

“Tapi kami juga ingin memberikan kabar gembira kepada pimpinan Parpol, misal pertumbuhan kita bisa menembus angka 5,8 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita juga sudah berada di peringkat ke 3 di Kalsel,” demikian pungkas Anang. (ros/K-6)

Iklan
Iklan