Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

DPRD Kalsel Optimalkan Fasilitasi Pesantren

×

DPRD Kalsel Optimalkan Fasilitasi Pesantren

Sebarkan artikel ini
hal10 3klmpesantren
PESANTREN – Bapemperda DPRD Kalsel berkonsultasi ke Majelis Masyayikh dalam rangka optimalisasi Perda fasilitasi pesantren agar lebih berkualitas dan maju, Kamis (8/6/2023), di Jakarta. (KP/dprdkalsel)

Banjarmasin, KP – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalsel berupaya mengoptimalkan fasilitas pondok pesantren, terutama dalam implementasi Perda Nomor 11 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Fasilitasi Pesantren.

“Jadi kita perlu mengunjungi Majelis Masyayikh,” kata Ketua Bapemperda DPRD Kalsel, H Hormasyah, usai mengunjungi Majelis Masyayikh, Kamis (8/6/2023), di Jakarta.

Kalimantan Post

Hormansyah mengatakan, Perda ini merupakan inisiasi dari DPRD Kalsel, sehingga pelaksanaannya diharapkan berjalan optimal agar pendidikan di pesantren meningkat.

“Ini perlu dikonsultasikan agar mutu pendidikan di pondok pesantren di daerah juga bisa meningkat,” tambah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Lebih lanjut, Hormansyah mengatakan, keberadaan pondok pesantren di Kalsel juga begitu banyak dan beragam, bahkan dua diantara banyaknya pondok pesantren tersebut telah berusia lama dan menyentuh satu abad.

“Kami memandang sangat penting, bukan mengatur soal pendidikannya, namun bagaimana pondok pesantren ini diperhatikan dan tidak dimarginalkan,” jelas Hormansyah.

Karena harus diakui, keberadaan pesantren di Kalsel telah menghasilkan banyak alumni luar biasa, yang melanjutkan pendidikan hingga ke Kota Tarim, Yaman ataupun Kairo, Mesir.

“Banyak alumni pesantren menjadi ustadz yang mengajarkan pendidikan agama kepada masyarakat luas,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel V, meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Masyayikh, Dr KH A Muhyiddin Khotib menyatakan apresiasinya, karena ini merupakan pertama kalinya Majelis Masyayikh dikunjungi Lembaga legislatif daerah.

“Apalagi berkonsultasi terkait Perda Fasilitasi Pesantren,” kata Muhyiddin.

Muhyiddin mengakui, telah melihat beberapa pemerintah daerah sudah memiliki Perda terkait pesantren, namun beberapa juga masih menyusun dan masuk prolegda serta masih ada yang berproses.

“Alhamdulillah, pemerintah daerah cukup peduli dengan keberadaan pesantren di daerahnya, terutama memberikan fasilitasi agar pesantren menjadi maju,” tambahnya. (lyn/K-7)

Baca Juga :  Gotong Royong Warga Bangun Dermaga Sambut Haul ke-6 Guru Zuhdi
Iklan
Iklan