Martapura, KP – Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar Warsita membuka rapat koordinasi dengan stakeholder terkait mengenai CSR dalam penanganan bencana, di Hotel Roditha Banjarbaru, pekan kemarin.
Warsita mengatakan, dalam penanganan bencana, tidak hanya dilakukan pemerintah saja yang terlibat, melainkan masyarakat dan dunia usaha.
”Dunia usaha sangat berpengaruh dalam penanganan bencana, baik pada saat pra, tanggap darurat maupun pasca bencana,” katanya.
Dijelaskannya, pada saat kondisi kondusif seperti sekarang, bukan berarti BPBD tidak melakukan kegiatan menyiapkan atau mengantisipasi terjadi bencana. Menurutnya, salah satu cara mengantisipasi bencana dengan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder dunia usaha dalam penanganan bencana.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Azhar Alamsyah menambahkan, sebanyak 10 perwakilan dari stakeholder hadir di rapat koordinasi tersebut. Di antaranya PT Baramarta Perseroda dan Rektor dari Universitas Lambung Mangkurat.
“ULM sendiri sebagai contoh stakeholder yang bekerja sama dengan BPBD Banjar dan juga BNPB dalam pemulihan ekonomi pasca bencana di daerah Kecamatan Martapura Barat,” kata Azhar.
Untuk PT Baramarta Perseroda, salah satu stakeholder yang bekerja sama dengan BPBD pada saat tanggap darurat dengan bentuk bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir.
“Diharap stakeholder dapat bekerjasama dalam penanganan bencana, tidak hanya pada saat tanggap darurat, juga berperan saat pra dan pasca bencana,” pungkasnya. (Wan/K-3)















