Rantau, KP – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengurus PKK Desa dan Desa Wisma, Tim Penggerak Pemberayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Tapin menggelar Bimbingan Teknis dikuti semua desa di Kecamatan Tapin Utara, Lokpaikat dan Salam BBabari, Rabu (21/6/2023) bertempat Pendopo Galuh Bastari.
Bimbingan teknis dibuka secara resmi Ketua Tim Penggerak PKK Tapin Hj Ratna Ellyani Arifin dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tapin Utara, Lokpaikat dan Salam Babaris serta camat setempat.
Ketua PKK Tapin Hj Ratna Ellyani Arifin mengatakan, apresiasi kepada jajaran PKK yang telah menggelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas dan pelatihan bagi anggota PKK Desa dan Desa Dasa Wisma di 3 Kecamatan.
Berharap kepada kader pkk Desa dan Dasa Wisma di Kecamatan Tapin Utara, lokpaikat dan Salam Babaris dapat mengikuti bimbingan teknis ini dengan seksama dan bisa diterapkan di desa masing-masing, ucapnya.
Dari hasil semua kegiatan ini dapat melaksanakan semua kegiatan dan dapat menerapkan di desa masing-masing.
“Kepada peserta kader PKK desa dan Kecamatan bisa mentransfer ilmu yang telah diberikan oleh pemateri dan menyampaikan kembali kepada masyarakatdi lingkungan desa masing-masing,“ katanya.
Pada kesmepatan ini juga saya menyinggung masalah stunting yakni untuk pencegahan dan penurunan stunting. Hal ini karena sudah menjadi permasalah nasional, PKK Kabupaten Tapin terus bergerak mengedukasi kepada warga masyarakat khususnya di lingkungan PKK Desa dan Kecamatan ikut serta melakukan pencegahan stunting.
Setiap kali menggelar pertemuan, tentunya kita selipkan masalah stunting, hal ini agar masyarakat tahu bagaimana pencegahan dan penanganan masalah stunting,“ jelasnya.
Diakui Ketua TP PKK Tapin bahwa yang dilakukan Pemerintah Daerah maupun PKK untuk menurunkan stunting dari 33,5 persen jadi 14,5 persen berkat peran seluruh kader PKK.
Untuk itu, secara pribadi sangat berterimakasih kepada kader PKK yang sudah berperan aktif dan bahu membahu menurunkan stunting.
“Tentu kita sangat salut dan bangga terhadap kader kita yang sudah berusaha membantu penurunan stunting,” ucapnya.
Terkait peningkatan kapasitas yang digelar, Ratna Ellyani menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata PKK untuk terus mendukung dan menyelaraskan kebijakan program pemerintah.
Kita selaku PKK harus berperan aktif dalam melaksanakan dukungan terhadap program pemerintah. Melalui program Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana ini, kita berupaya agar masyarakat mampu dan sanggup untuk tanggap dan tangguh dalam menghadapi situasi bencana baik itu bencana fisik atau pun non fisik,” ujarnya.
Ia juga mengharapkan keberadaan PKK ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Keberadaan TP PKK di tengah-tengah masyarakat harus memiliki dampak yang besar di masyarakat. Kita harus melakukan kegiatan yang tidak hanya berdampak sesaat tetapi berkelanjutan agar keberadaan kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya. (abd/K-6)















