BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Sebanyak 245 jemaah haji kuota tambahan Kloter 18 Debarkasi Banjarmasin (BDJ) telah tiba di Kalimantan Selatan melalui Bandara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Jumat (28/7/2023) pukul 14.35 Wita
Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 18 tersebut berasal dari Kalimantan Selatan serta dari Kalimantan Tengah yang merupakan jemaah haji kouta tambahan.
Sebelumnya, jumlah Jemaah Haji dan Petugas haji Kloter BDJ 18 diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin sebanyak 246 jemaah, namun saat kepulangan hanya berjumlah 245 karena mutasi keluar 1 orang atas nama Djardiah Sapra Nafis.
Mengutif dari laman resmi Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, ada pun jumlah jemaah dari Kalimantan Selatan, termasuk dalam kouta tambahan tersebut yakni dari Tanah Laut ada enam orang, Banjar sebanyak 60 orang), Tapin empat orang, HSU ada 35 orang, Tabalong berjumlah 18 orang. Selanjutnya Banjarbaru sebanyak 7 orang, Banjarmasin ada 8 orang, Tanah Bumbu sebanyak 6 orang.
Lalu dari Kalimantan Tengah berasal dari Barito Utara sebanyak 14 orang, Barito Timur ada 4 orang, Seruyan 2 orang, Sukamara ada 8 orang, Katingan 1 orang.
Selanjutnya, Palangkaraya sebanyak 20 orang, Kapuas ada 19 orang, Kotawaringin Timur berjumlah 6 orang, Lamandau ada 4 orang, Barito Selatan sebanyak 5 orang, Kotawaringin Barat ada 16 orang dan ditambah Petugas berjumlah 4 orang.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr H Muhammad Tambrin mengungkapkan, dengan kedatangan jemaah haji Kloter 18 tersebut, total jemaah haji dan petugas yang yang sudah tiba di Tanah Air sampai Kloter 18 berjumlah 4.486.
“Untuk kedatangan selanjutnya dijadwalkan Kloter 14 tanggal 29 Juli, Kloter 15 pada 30 Juli, Kloter 16 di 1 Agustus dan Kloter 17 pada tanggal 3 Agustus mendatang,” ujar Tambrin selaku ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Banjarmasin.
Dia pun mengharapkan seluruh proses pemulangan dapat berjalan dan terlaksana dengan aman, tertib dan lancar.
“Semoga semua jemaah kita dapat kembali ketanah air dengan aman dan selamat hingga nanti diperjalanan pulang ke daerah masing-masing, sehingga dapat berkumpul dengan keluarganya,” ujar Thambrin. (Mau/KPO-3)















