Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Bahan Bakar Mineral Dominasi Ekspor Kalsel

×

Bahan Bakar Mineral Dominasi Ekspor Kalsel

Sebarkan artikel ini

Banjarbaru, KP – Bahan bakar mineral yang merupakan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam.

Yakni komoditas berasal dari sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon, termasuk kelompok barang dengan nilai eksport tertinggi hingga Juni 2023.

Kalimantan Post

Nilai eksport dari kelompok ini mencapai USD919,61 juta. Memang jika dibanding bulan Mei 2023 ekspor kelompok mineral mengalami penurunan sekitar 8,80 persen. Pada bulan Mei lalu eskpor kelompok ini mencapai USD1,01 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani menyebut secara keseluruhan nilai ekspor Kalsel pada Juni 2023 mencapai USD1,05 miliar.

“Ini karena nilai ekspor sejumlah kelompok mengalami kenaikan,” ucapnya.

Menurut dia, ekspor batubara dan sawit berpeluang naik lagi karena beberapa negara melirik Indonesia sebagai sumber importir bagi negeri mereka.

Kepala BPS Kalsel, Martin Wibisono, mengatakan menurut kelompok barang, nilai ekspor paling banyak disumbangkan kelompok bahan bakar mineral.

Kemudian pada urutan kedua ada kelompok lemak dan minyak hewani/nabati yang menyumbang ekspor sebesar USD102,47 juta.

“Ini naik 38,94 persen dibandingkan ekspor bulan sebelumnya,” ujar Martin.

Selanjutnya, diurutan ketiga ada kelompok kayu dan barang dari kayu dengan nilai ekspor USD14,94 juta.

Naik sebesar 3,79 persen dibandingkan Mei 2023.

Martin menyebut, jika dilihat menurut negara tujuan utama, ekspor paling banyak ke Tiongkok, yaitu sebesar USD451,24 juta.

“Nilainya turun 7,48 persen dibanding ekspor Mei 2023 yang mencapai USD487,74 juta,” sebutnya.

Kemudian diurutan berikutnya ekspor ke India sebesar USD145,67 juta yang mengalami penurunan 6,26 persen.

“Berada di urutan ketiga, ekspor ke Malaysia sebesar USD102,14 juta.

Naik 2,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” papar Martin.

Beralih ke impor, ia menyebut, kelompok barang yang mempunyai nilai impor tertinggi yakni bahan bakar mineral sebesar USD68,86 juta.

Baca Juga :  Berangkatkan Mudik Gratis 617 Orang

Kemudian kelompok mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, USD7,80 juta. “Disusul kelompok bahan kimia organik sebesar USD1,89 juta,” sebutnya.

Menurut negara asal, impor tertinggi dari Singapura dengan nilai USD30,25 juta, yang naik 37,67 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kemudian diikuti impor dari Korea Selatan yang mencapai USD27,54 juta, dan dari Malaysia sebesar USD17,17 juta.

Dari data-data nilai eskpor dan impor, Martin menuturkan neraca perdagangan ekspor impor Kalsel pada Juni 2023 menunjukkan nilai positif. Yaitu surplus sebesar USD969,67 juta.

“Nilai tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan neraca perdagangan pada Mei lalu, yang surplus USD996,92 juta,” tuturnya. (mns/K-2)

Iklan
Iklan