Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Heli Tangani Karhutla Siap Mengudara di Langit Kalsel

×

Heli Tangani Karhutla Siap Mengudara di Langit Kalsel

Sebarkan artikel ini
aa 1

Banjarbaru, KP – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirim satu unit heli untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel.

Heli multi fungsi tersebut telah mendarat di Bandara Syamsudin Noor, 2 Juli 2023.

Kalimantan Post

Heli tersebut digunakan untuk penanganan karhutla di ring satu, sekitaran Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Fungsi heli bisa untuk patroli dan water boombing dengan kapasita bucket seribu liter.

Sebelum mengudara di langit Kalsel, terlebih dahulu heli akan diverifikasi oleh BNPB.

“Rencananya verifikasi Kamis atau Jumat pekan ini,” tutur Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kalsel, M. Pormadi, Selasa (4/7).

Dikatakan, dengan adanya heli, maka karhutla bisa segera diatasi, sehingga asap tidak sampai mengganggu penerbangan di bandara.

“Beberapa hari terakhir hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kalsel, sehingga hotspot sudah jauh berkurang dibandingkan pekan lalu. Jadi heli belum beroperasi,” ujar Pormadi.

Terpisah, Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Kalsel, Bambang D. Mulyadi mengatakan, pada awal Juli 2023 kemungkinan akan dilakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) di langit Kalsel.

Ia menyebut, pelaksanaan TMC sudah disepakati Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan Badan Restorasi Gambut (BRG).

“TMC nanti memanfaatkan awan potensial untuk memperpanjang musim hujan di langit Kalsel,” sebutnya.

Ia menyampaikan, TMC di Kalsel rencananya dilaksanakan selama 12 hari. Mulai akhir Juni hingga awal Juli mendatang.

Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel R Suria Fadliansyah menegaskan, sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, seluruh personel BPBD dan unsur teknis lain bersiaga dan mewaspadai karhutla.

Ia menekankan, sekecil apa pun kebakaran hutan dan lahan harus diwaspadai supaya tidak sampai meluas dan berdampak besar.

“Makanya, personel BPBD maupun unsur terkait selalu siaga di posko yang telah ditetapkan, siap terjun setiap saat memadamkan kebakaran sekecil apapun dan pantang pulang sebelum padam,” ujar Suria.

Baca Juga :  Mahasiswa ULM Olah Jeruk Berlebih dan Sampah Desa

Ia menyatakan sejauh ini memang sudah cukup banyak titik api yang muncul, sehingga personel selalu disiagakan pada lima posko yang dibangun di sejumlah tempat yang berpotensi terjadinya karhutla.

“Di setiap posko ada 10 personel yang siap siaga terjun ke lokasi kebakaran, terutama di ring satu yang berada di posko 4 kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin,” ungkapnya. (mns/K-2)

Iklan
Iklan