Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

Kebakaran Marak, DPKP Minta Pengetahuan Pencegahan Kebakaran Minim

×

Kebakaran Marak, DPKP Minta Pengetahuan Pencegahan Kebakaran Minim

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, KP – Bencana kebakaran di Kota Banjarmasin semakin marak dalam sepekan terakhir.

Kejadian terbaru adalah bencana kebakaran di kawasan Simpang Pilot dan Teluk Tiram pada hari Rabu lalu (12/07/2023).

Kalimantan Post

Pelaksana Tugas (PLt) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin, Marliansyah mengatakan dalam satu pekan terakhir hingga kamis (13/07/2023) sudah terjadi 6 kejadian bencana kebakaran.

Dalam satu bulan ini, rata-rata terjadi 10 hingga 15 kali kejadian kebakaran.Sementara, dalam 6 bulan terakhir di tahun 2023, tercatat sudah 68 kali kejadian kebakaran.

Untuk bulan Januari terjadi 11 kejadian kebakaran, bulan Februari terjadi 10 kejadian kebakaran, bulan Maret ada 13 kejadian kebakaran.

Selanjutnya, bulan April terjadi 9 kejadian kebakaran, bulan Mei terjadi 15 kejadian kebakaran dan 10 kejadian kebakaran pada bulan Juni.

Menurutnya ada dua penyebab kejadian kebakaran yaitu arus pendek listrik atau konsleting dan kelalaian.

Namun, yang paling berperan adalah minimnya pengetahuan warga dalam melakukan pencegahan api membesar.

Disebutkannya pada umumnya warga mengalami panik dan cenderung lari melihat api.

Padahal, penanganan dan pencegahan api maksimal dalam tempo 3 menit.

Dikatakannya, jika warga menerapkan pengetahuan memadamkan api menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Portable) atau secara tradisional menggunakan handuk atau karung yang dibasahi air, kebakaran dapat dicegah semakin meluas.

Kalau dari pengalaman kita, dalam tempo 3 menit itu, satu buah rumah dapat terbakar habis, terlebih lagi kalau bangunan itu menggunakan material kayu tutur Mahliansyah.

Berkaca dari kejadian yang ada dan pengalaman sebelumnya, DPKP gencar melakukan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan kebakaran.

Api yang masih kecil sangat mudah ditangani sekaligus mencegah kerugian materi dan jatuhnya korban kata Mahliansyah.

Sementara, cuaca Kota Banjarmasin yang cenderung panas secara tidak langsung turut membuat kebakaran semakin meluas.

Baca Juga :  BEM UNUKASE Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi Sivitas Akademika

Hal ini karena sebagian besar bangunan di Kota Banjarmasin dibuat dengan material kayu sehingga mudah terbakar karena kayu yang sangat kering dan mudah dirambati api. (mar/K-3)

Iklan
Iklan