Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Legislator Apresiasi Pemkab Kapuas Perbaiki Jembatan Ambruk

×

Legislator Apresiasi Pemkab Kapuas Perbaiki Jembatan Ambruk

Sebarkan artikel ini
16
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Franco B. Dehen.

Kuala Kapuas, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Franco B. Dehen, mengapresiasi gerak cepat pemerintah daerah menangani perbaikan jembatan pengubung antar desa yang ambruk di Kecamatan Kapuas Murung.

“Respon positif Dinas Pekerjaan Umum Penataanb Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kapuas, Patut mendapatkan apresiasi,” kata Franco B. Dehen, di Kuala Kapuas, kemarin.

Kalimantan Post

Menurut legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, walapun perbaikan jembatan pengubung antar desa ambruk yang menghubungkan Desa Saka Bijai A6 dan Desa Bina Sejahtera, Kecamatan Kapuas Murung ini bersifat sementara, namun setidaknya sudah bisa di lewati oleh masyarakat setempat.

Namun demikian, wakil rakyat yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas IV meliputi Kecamatan Kapuas Murung, Kapuas Hilir, Pulau Petak dan Dadahup ini, berharap kedepan jembatan tersebut dapat dianggarkan untuk dilakukan perbaikan secara permanen berkontruksi beton.

“Sehingga kuatnya tahan lama. Kalau yang ada ini sifatnya sementara agar masyarakat dapat melaluinya, karena jembatan ini salah satu merupakan akses perekonomian masyarakat kita yang perlu mendapat perhatian,” katanya.

Kepada masyarakat, ia juga mengimbau dan mengingatkan dengan kondisi jembatan yang ada saat ini, agar pengguna jalan yang ingin melintasi kawasan jembatan tersebut jangan sampai mengakut muatan beban berlebihan.

“Karena kondisi jembatan perbaikannya hanya sifat sementara, apabila mengakut muatan benban berlebihan akan kembali ambruk. Beruntung yang kemari tidak ada korban jiwa akibat ambruknya jembatan itu,” demikian Franco B. Dehen.

Sebelumnya, jembatan berkontruksi kayu besi atau ulin yang menghubungkan dua desa tersebut ambruk akibat salah satu pengguna kendaraan pikup terperosok saat melintasi jembatan itu dengan memuat galon air meneral dan puluhan tabung gas ELG 3 Kg. (Iw)

Baca Juga :  Kalteng Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
Iklan
Iklan